Mengenal Curacao, Negara yang Jadi Lawan Timnas Indonesia Hari Ini

Purwokerto

Sabtu, 24 September 2022 | 13:06 WIB
Mengenal Curacao, Negara yang Jadi Lawan Timnas Indonesia Hari Ini
latihan perdana timnas jelang FIFA Matchday kontra Curacao, Sabtu 24 September 2022. (pssi.ord)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Timnas Indonesia akan menghadapi Curacao dalam laga persahabatan hari ini, Sabtu 24 September 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Meski asing di telinga, namun Curacao menempati peringkat 84 FIFA. Lalu siapa sebenarnya lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia ini?

Peringkat itu baik untuk Timnas Indonesia. Selain menjadi kawan menguji kemampuan Timnas, Curacao juga bisa mendongkrak peringkat Indonesia di FIFA.

Curacao merupakan negara baru. Berdaulat, otonom, tapi masih di bawah pengaruh Kerajaan Belanda. Curacao menjadi negara baru setelah memisahkan diri dari Antilles Belanda, 10 Oktober 2010.

Wilayahnya 444 Km atau setara dua kali wilayah Kota Bogor. Terletak di Karibia. Penduduknya kira-kira sejumlah satu stadion Narendra Modi di Ahmedabad, India. Hanya 155 ribu.

Tapi dalam persepakbolaan, Curacao negara hebat. Jika ungkapan klasik di kita masih sulit mencari 11 pemain dari 275 juta penduduk, mereka memiliki tim yang kuat. Tak sulit bagi Curacao menemukan 11 pemain dari 155 ribu warganya.

Kini, mereka menempati peringkat ke-84 World FIFA Ranking. Hampir dua kali lipat di atas posisi Indonesia yang 155.

Jika sebagian orang menilai peringkat FIFA bisa saja bias, maka tanyalah kepada Gregg Berhalter, bagaimana kekuatan Cucarao. Berhalter adalah pelatih timnas Amerika Serikat di Piala Emas Concacaf 2019 lalu, turnamen terakhir yang diikuti Cucarao.

“Kalian ingin kami habis-habisan dan mengalahkan mereka 5-0. Tapi kami tahu, ini akan jadi pertandingan yang berat. Mereka tahu tak ada lagi esok hari jika mereka kalah,” katanya.

AS adalah lawan Curacao di perempat final Piala Emas Concacaf 2019 itu. Mereka beruntung, main di hadapan publik sendiri. Mereka juga sangat beruntung memiliki kiper Zack Steffen. Empat kali dia melakukan penyelamatan gemilang. Kalau tidak, Curacao sudah melaju ke perempat final. Curacao hanya kalah tipis 0-1.

baca juga

Remko Bicentini, pelatih Curacao yang saat itu juga menangani timnas di Piala Emas Concacaf, bangga dengan performa pasukannya. Bukan hanya nyaris mengalahkan AS –yang akhirnya maju ke final sebelum dikalahkan Meksiko, tapi juga karena penampilan di penyisihan grup.

Jika di edisi sebelumnya, 2017, Curacao selalu kalah dan tak mencetak sebiji gol pun, kali ini mereka lolos ke perempat final tanpa kebobolan satu gol pun.

Curacao memiliki pemain bagus. Rata-rata berkiprah di Belanda. Sebagian adalah yang lahir di Negeri Dam itu. Tak heran, sebagian di antara mereka berkiprah di klub-klub Belanda.

Ada yang main di level tertinggi, Eredivisie, ada pula yang di bawahnya. Satu yang kian bersinar adalah Quilindschy Hartman. Sayangnya, Feyenoord, satu dari tiga klub terbaik Belanda, tak melepasnya melakukan debut bersama Curacao di Indonesia karena masih harus memulihkan cedera.

Tak sedikit pula yang merumput di liga-liga lainnya di Eropa. Dua bersaudara Leandro dan Juninho Bacuna main di klub Inggris. Leandro main di klub kasta tinggi semisal Aston Villa, Reading, dan Cardiff City. Juninho memperkuat Birmingham City.

Timnas mereka juga dibangun pelatih-pelatih hebat. Tentu dengan memanfaatkan koneksi Belanda. Dua nama terkenal pernah menukangi: Guus Hiddink dan Patrick Kluivert. Hiddink, salah satu pelatih terbaik Belanda, bahkan menjadikan Curacao sebagai tim terakhir yang dia tangani sebelum pensiun.
Dengan kondisi seperti itu, tak ada alasan “mengecilkan” makna uji coba timnas lawan Curacao ini.

Bagi timnas, pertandingan internasional ini memiliki dua makna yang penting. Pertama, tentu saja sebagai ajang mengasah kemampuan tim yang disiapkan menghadapi Piala Asia 2023 yang lokasi penyelenggaraan belum dipastikan.

Mengasah kemampuan dan kekompakan pemain penting dilakukan melalui pertandingan. Selain mendapatkan pengalaman internasional lebih banyak, duel ini juga jadi kesempatan bagus bagi Pelatih Shin Tae-yong menyigi kekurangan dan memperbaiki kualitas kemampuan timnya.

Menyiapkan tim yang lebih bisa “berbunyi” di Piala Asia 2023 yang bisa saja digelar di Indonesia, adalah tugas Shin Tae-yong.

Dia dan timnya butuh pertandingan-pertandingan uji coba seperti ini. Selain itu, pertandingan ini juga bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak posisi timnas Indonesia dalam daftar peringkat FIFA. Tak perlu terlalu muluk mencapai peringkat ke-76 seperti pada September 1998, masuk 100 besar saja sudah patut kita syukuri.

Peringkat FIFA, bagaimanapun, memiliki arti cukup penting. Bukan sekadar menjadi tolok ukur posisi tim nasional, tapi juga jadi penentu setiap mengikuti turnamen. Di setiap turnamen-turnamen resmi FIFA, pengundian dilakukan melalui pot-pot yang berdasarkan peringkat timnas.

Di Piala Asia 2023, misalnya, timnas dipastikan akan menghadapi lawan-lawan berat di penyisihan grup. Kenapa? Karena Indonesia masuk dalam pot 4. Itu karena pasukan Shin Tae-yong memiliki peringkat FIFA ke-155, paling rendah di antara 23 tim lainnya.

Last but not least, pertandingan internasional Indonesia vs Curacao yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Kota Bandung pada Sabtu, 24 September 2022 dan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor di hari Selasa, 27 September 2022, adalah kesempatan bagi penggemar tim nasional mengobati rindu menyaksikan penampilan tim kesayangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bersiap Hadapi Persebaya di Pekan 11 BRI Liga 1, Arema Malang Gelar Latihan Intensif

Bersiap Hadapi Persebaya di Pekan 11 BRI Liga 1, Arema Malang Gelar Latihan Intensif

Purwokerto | Jum'at, 23 September 2022 | 21:58 WIB

Dipanggil Timnas Senior, Ferrari Mendapat Tugas Khusus dari Shin Tae Yong

Dipanggil Timnas Senior, Ferrari Mendapat Tugas Khusus dari Shin Tae Yong

Purwokerto | Jum'at, 23 September 2022 | 17:42 WIB

Ketum PSSI Minta Suporter Penuhi Stadion untuk Semangati Timnas Indonesia Lawan Curacao

Ketum PSSI Minta Suporter Penuhi Stadion untuk Semangati Timnas Indonesia Lawan Curacao

Purwokerto | Jum'at, 23 September 2022 | 16:21 WIB

Satatistik Menunjukkan, Timnas Indonesia Berpeluang Menang Lawan Curacao hingga Peringkat FIFA Terdongkrak

Satatistik Menunjukkan, Timnas Indonesia Berpeluang Menang Lawan Curacao hingga Peringkat FIFA Terdongkrak

Purwokerto | Kamis, 22 September 2022 | 07:34 WIB

Terkini

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×