PURWOKERTO.SUARA.COM- Banyak orang yang mengatakan perilaku seseorang dipengaruhi atau dibentuk oleh inner child yang ada. Tapi, tahukah kamu apa itu inner child?
Inner child adalah suatu konsep yang menggambarkan sifat dan sikap kekanak-kanakan yang dimiliki oleh seseorang. Dan perlu diketahui, kondisi ini berbeda untuk setiap individunya.
Hal ini dikarenakan inner child yang terbentuk berasal dari pengalaman saat masa kanak-kanak.
Oleh karena itu, inner child dapat disebut sebagai bagian dari diri kalian yang tidak ikut tumbuh dewasa dan terjebak menjadi anak-anak.
Bagian ini akan tetap ada dan terus bersembunyi, bahkan dapat menggenggam erat ingatan dan emosi yang kalian alami saat anak-anak. Ingatan yang tergenggam oleh inner child dapat berupa kenangan indah dan juga kenangan buruk.
Yang mengakibatkan sisi atau energi negatif dapat disimpan di dalam diri kalian hingga dewasa. Baik berupa perilaku atau perkataan yang berasal dari orang di sekeliling kalian.
Sehingga, inner child yang ada dalam diri kalian adalah inner child yang terluka. Dampak buruknya, inner child dapat mempengaruhi setiap keputusan yang diambil.
Maka, inner child adalah salah satu komponen dalam membentuk karakter dalam diri. Hal ini menjadi penting bagi kalian untuk memahami, mengetahui, menerima dan terhubung dengan sisi anak-anak yang ada.
Selanjutnya, untuk inner child yang terluka dapat terjadi karena beberapa hal, seperti:
1.Saat masih kecil, kehilangan sosok orang tua atau orang terdekat
2.Pernah mendapatkan kekerasan secara fisik , emosional bahkan seksual
3.Pengabaian
4.Mengalami penyakit serius
5.Pernah menjadi korban perundungan atau bullying
6.Kekerasan dalam rumah tangga
7.Ada anggota keluarga yang memiliki gangguan mental
8.Terpisah dari keluarga.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Insentif untuk Pelaku Usaha dan Investor
(citra safitra)