PURWOKERTO.SUARA.COM- Sesuai dengan instruksi dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengenai tragedi Kanjuruhan, Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) telah turun langsung ke lapangan sejak 4 Oktober 2022.
TGIPF mulai bekerja setelah diterbitkannya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Pembentukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Peristiwa Stadion Kanjuruhan, Malang.
Tim TGIPF ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD.
Mahfud menjelaskan tujuan dari dibentukanya tim ini adalah fakta yang terjadi di lapangan sebelum dan setelah tragedi kanjuruhan terjadi pada Sabtu, 1 Oktober lalu.
“Semua pihak terkait, mulai dari persiapan, pelaksanaan pertandingan, terjadinya kerusuhan, pasca kerusuhan, dan penanganan korban, akan di temui oleh tim,” jelasnya.
Diketahui bahwa salah satu tim dari TGIPF yang dipimpin oleh Doni Monardo telah berada di Malang pada 5 Oktober untuk melakukan pertemuan dengan beberapa pihak.
Kemudian, untuk anggota tim lainnya akan berangkat pada Kamis, 6 Oktober 2022.
Mahfud MD menambahkan dengan bergeraknya tim TGIFP ini akan diketahui siapa yang bertanggung jawab dalam tragedi yang menewaskan 129 orang tersebut.
“Dengan demikian, akan diketahui pada bagian apa, siapa melakukan apa, dan siapa yang bertanggungjawab atas terjadinya kerusuhan, serta bagaimana seharusnya hal itu ditangani berdasarkan aturan dan ketentuan sebuah pertandingan sepakbola,” kata Mahfud MD. (citra safitra)
Baca Juga: MU Siap Lepas Cristiano Ronaldo di Bursa Transfer Januari Mendatang