Hari Ini Kementrian Perhubungan Mulai Kirim Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Purwokerto

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 23:15 WIB
Hari Ini Kementrian Perhubungan Mulai Kirim Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). (KCIC)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dikirim dari China mulai Jumat 05 Agustua 2022. Hal itu merupakan kali pertama pengiriman EMU kereta api cepat dari China ke luar negeri.

Kereta tersebut diproduksi oleh CRRC Sifang, Qingdao, Provinsi Shandong, China. Sebanyak 11 rangkaian kereta telah selesai diproduksi pada awal April tahun ini. Sebelumnya, satu unit Comprehensive Inspection Train (CIT) atau kereta inspeksi juga sudah selesai diproduksi.

Sebelum dikirim ke Indonesia, 12 rangkaian kereta itu telah menyelesaikan static test dan dynamic test di tempat produksinya.

Dilansir Antara, Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menjelaskan, progres pembangunan proyek KCJB sudah mencapai 85%. Sejauh ini, proyek tersebut masih menyisakan beberapa pekerjaan seperti tunnel 2, pre loading, track laying, dan penyelesaian stasiun. 

“Proyek ini diharapkan membuat konektivitas semakin cepat dan menjadi moda transportasi alternatif yang ramah lingkungan,” jelas Dwiyana Slamet Riyadi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun berharap, kehadiran KJCB sebagai transportasi massal yang ramah lingkungan akan meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik dibanding kendaraan pribadi.

Apalagi, tingkat keselamatan dan keamanan yang baik dan waktu yang lebih efisien. Nantinya, KCJB akan melayani 68 perjalanan setiap hari dan berhenti di lima stasiun. Waktu tempuh JakartaBandung diperkirakan bisa dipangkas menjadi 36-45 menit dari sebelumnya sekitar 2,5 jam. 

Menhub menjelaskan, KCJB mengadopsi teknologi  Grade of Automation (GOA) Level 1, serta memiliki desain yang ramping sehingga dapat mendukung akselerasi atau kecepatan dari kereta tersebut yang bisa mencapai 350 km/jam.

Dwiyana menambahkan, EMU merupakan rangkaian kereta cepat dengan spesifikasi canggih dan mampu memonitor bahaya seperti bencana gempa bumi, banjir, serangan objek asing, serta tahan api. Rangkaian EMU dan CIT KCJB memang dirancang sesuai dengan kondisi geologis di Pulau Jawa.

Kereta juga dilengkapi teknologi canggih berupa disaster monitoring sehingga kereta ini bukan hanya mampu melesat dengan cepat, tetapi juga memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan yang sangat tinggi.

Sistem keamanan yang terpasang dalam rangkaian EMU KCJB akan ditopang oleh berbagai instrumen keamanan seperti Dispatching Monitoring Center, sensor pendeteksi ancaman di sepanjang trase KCJB.

Disaster Monitoring Terminal di Tegal Luar sebagai pusat pengelolaan data kebencanaan. Selain itu ada juga instrumen pengamatan langsung di lapangan dengan CCTV yang tersambung ke pusat komando. 

Adapun KCJB ditargetkan dapat menjalani tes dinamis pada November 2022, momentum itu bertepatan dengan penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia. ( Anikmatus Al Sajawi)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wings Air Layani Penerbangan Purbalingga-Pondok Cabe Setiap Hari Jumat

Wings Air Layani Penerbangan Purbalingga-Pondok Cabe Setiap Hari Jumat

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:47 WIB

Jakarta Jadi Bagian Konser World Tour Suju September Mendatang

Jakarta Jadi Bagian Konser World Tour Suju September Mendatang

| Kamis, 04 Agustus 2022 | 21:24 WIB

PSSI Ungkap Hasil Sidang Komite Disiplin Pelanggaran di Liga 1, Persija Hingga Persib Kena Sanksi Denda

PSSI Ungkap Hasil Sidang Komite Disiplin Pelanggaran di Liga 1, Persija Hingga Persib Kena Sanksi Denda

| Senin, 01 Agustus 2022 | 10:35 WIB

Jakarta-Bandung Tak Sampai Sejam dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Spesifikasi Keretanya Bikin Geleng Kepala

Jakarta-Bandung Tak Sampai Sejam dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Spesifikasi Keretanya Bikin Geleng Kepala

| Minggu, 31 Juli 2022 | 15:12 WIB

Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak hingga Rp 16,8 Triliun, Kok Bisa?

Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak hingga Rp 16,8 Triliun, Kok Bisa?

| Minggu, 31 Juli 2022 | 13:09 WIB

Terkini

Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera

Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera

Malang | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:01 WIB

Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?

Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB

51 Kisah di Buku Berjalan Jauh: Hangat Seperti Pelukan di Hari yang Panjang

51 Kisah di Buku Berjalan Jauh: Hangat Seperti Pelukan di Hari yang Panjang

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada! Dampak Siklon Jangmi, Jawa Tengah Masuk Zona Sabuk Konvergensi Hujan Lebat

Waspada! Dampak Siklon Jangmi, Jawa Tengah Masuk Zona Sabuk Konvergensi Hujan Lebat

Jawa Tengah | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:59 WIB

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:55 WIB

Link Download PP 20 Tahun 2026 PDF, Aturan Pajak Baru yang Soroti Suap hingga UMKM

Link Download PP 20 Tahun 2026 PDF, Aturan Pajak Baru yang Soroti Suap hingga UMKM

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:52 WIB

Misteri Kematian Satu Keluarga, Sampel Organ Korban Termuda Jadi Kunci Pengungkap Misteri Kledung

Misteri Kematian Satu Keluarga, Sampel Organ Korban Termuda Jadi Kunci Pengungkap Misteri Kledung

Jawa Tengah | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:51 WIB

Rumah Daswati: Menghidupkan Kembali Nadi Sejarah di Jantung Kota Bandar Lampung

Rumah Daswati: Menghidupkan Kembali Nadi Sejarah di Jantung Kota Bandar Lampung

Lampung | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:43 WIB