Besaran Volume Headset Jadi Langkah Awal Pentingnya Menjaga Kesehatan Telinga

Purwokerto

Senin, 10 Oktober 2022 | 20:46 WIB
Besaran Volume Headset Jadi Langkah Awal Pentingnya Menjaga Kesehatan Telinga
Tertidur pakai earphone (iStockphotop)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Kesehatan telinga menjadi yang paling penting untuk dijaga selain mata di era digital seperti saat ini. Beragam upaya dilakukan untuk membiasakan kesehatan indra pendengar ini.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Tjandra Yoga Aditama memberikan tips bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan pendengaran dengan menerapkan prinsip 60:60.

Prof Tjandra, dalam pernyataannya Minggu, menjelaskan mengenai tips 60:60 itu, yakni dengarkan musik dan hiburan lainnya dengan earphone atau headset dengan volume maksimal 60 persen.

Kemudian, setiap 60 menit mendengarkan musik dan lainnya, sempatkan untuk beristirahat selama beberapa menit, jangan sampai berjam-jam tanpa istirahat. 

Prof Tjandra yang juga Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI kemudian menyoroti tingginya angka gangguan pendengaran dan ketulian di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai angka gangguan pendengaran dan ketulian pada tahun 2000 menunjukkan terdapat 250 juta (4,2 persen) penduduk dunia yang menderita gangguan pendengaran dan lebih kurang setengahnya (75-140 juta) terdapat di Asia Tenggara yang mempunyai prevalensi ketulian 4,6 persen.

"Nampaknya termasuk Indonesia, angka ini meningkat terus," kata Prof Tjandra  dikutip Antara.

Menurut WHO, seseorang dikatakan mengalami gangguan pendengaran saat dia tidak dapat mendengar sebaik orang dengan pendengaran normal yakni ambang pendengaran 20 dB atau lebih baik pada kedua telinga.

Gangguan pendengaran mungkin dapat terjadi dengan derajat ringan, sedang, berat, atau mendalam. Kondisi ini dapat mempengaruhi satu telinga atau kedua telinga, dan menyebabkan kesulitan dalam mendengar percakapan atau suara keras.

baca juga

Sementara sulit mendengar mengacu pada orang dengan gangguan pendengaran mulai dari ringan hingga berat.

Orang dengan gangguan pendengaran biasanya berkomunikasi melalui bahasa lisan dan dapat memperoleh manfaat dari alat bantu dengar, implan koklea, dan alat bantu lainnya serta teks.

Di sisi lain, pada mereka yang tuli, kebanyakan mengalami gangguan pendengaran parah, yang berarti sangat sedikit atau tidak ada pendengaran sama sekali. Mereka sering menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketahui Serba-serbi Masalah Kesehatan Mental: Bisa Menurun ke Anak Hingga Memengaruhi Ekonomi Nasional

Ketahui Serba-serbi Masalah Kesehatan Mental: Bisa Menurun ke Anak Hingga Memengaruhi Ekonomi Nasional

Lifestyle | Senin, 10 Oktober 2022 | 19:48 WIB

Sejarah dan Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022

Sejarah dan Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022

Health | Senin, 10 Oktober 2022 | 18:04 WIB

Apa Itu Skinimalism? Tren Skincare untuk Kulit Sehat dan Glowing dengan Produk Secukupnya

Apa Itu Skinimalism? Tren Skincare untuk Kulit Sehat dan Glowing dengan Produk Secukupnya

Lifestyle | Senin, 10 Oktober 2022 | 17:25 WIB

4 Cara Membersihkan Telinga Bayi, Jangan Pakai Cotton Bud

4 Cara Membersihkan Telinga Bayi, Jangan Pakai Cotton Bud

Mamagini | Sabtu, 03 September 2022 | 11:04 WIB

Ngilu Banget! Video Proses Penindikan Daun Telinga Bayi Pakai Jarum dan Benang

Ngilu Banget! Video Proses Penindikan Daun Telinga Bayi Pakai Jarum dan Benang

News | Minggu, 07 Agustus 2022 | 10:34 WIB

Terkini

Masjid Agung Kota Kediri: 200 Tahun Berdiri, Meski Berkali-kali Renovasi

Masjid Agung Kota Kediri: 200 Tahun Berdiri, Meski Berkali-kali Renovasi

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino

Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino

Kaltim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Xiaomi 18 Fold dan 18 Pro Tak Meluncur Bareng, Ini Strategi Baru Lei Jun

Xiaomi 18 Fold dan 18 Pro Tak Meluncur Bareng, Ini Strategi Baru Lei Jun

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Ekonomi Sirkular Buka Peluang Pendapatan Baru

Ekonomi Sirkular Buka Peluang Pendapatan Baru

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan

Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu

Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:00 WIB

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:50 WIB

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:30 WIB

×