Detik-detik Seorang Petugas Sensus di Banyumas Dibacok Orang dengan Gangguan Jiwa

Purwokerto

Kamis, 13 Oktober 2022 | 03:10 WIB
Detik-detik Seorang Petugas Sensus di Banyumas Dibacok Orang dengan Gangguan Jiwa
Caption : Pelaku pembacokan berusaha kabur dengan menceburkan diri ke sungai di Desa Sibrama, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Rabu (12/10/2022). (Dokumentasi Polsek Kemranjen)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Seorang petugas sensus yang sedang mencatat data penduduk di Desa Sibrama, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas tiba-tiba diserang dengan kudi, senjata tajam khas Banyumas, Selasa 11 Oktober 2022 pagi. Pelaku yang merupakan anak pemilik rumah yang sedang disensus diduga mengalami gangguan jiwa.

Peristiwa itu bermula saat korban yang merupakan warga Kecamatan Kebasen, mendatangi rumah warga untuk melakukan sensus penduduk sekitar pukul 10.00 WIB.

"Namun, saat sedang wawancara tiba-tiba pelaku keluar membawa parang dan mengejar korban," kata Kapolsek Kemranjen, AKP Jamin kepada wartawan, Rabu 12 Oktober 2022.

Melihat pelaku tiba-tiba keluar dengan membawa kudi, korban merasa terancam dan langsung berusaha kabur. Apesnya, korban justru terkena sabetan kudi pada bagian kepalanya.

Usai kejadian itu, pelaku berinisial NA (37) langsung melarikan diri. Sementara korban harus dilarikan ke puskesmas terdekat karena mengalami luka pada bagian kepala.

"Hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka sepanjang 5 cm. Sedangkan dalamnya mencapai 1 cm di kepala bagian samping sebelah kiri. Dari informasi didapat dari keluarganya yang bersangkutan (pelaku) ini memang mengalami gangguan jiwa," ujarnya. 

Usai melakukan pengejaran, pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada hari ini. Polisi awalnya mendapat informasi bahwa pagi hari pelaku pulang ke rumahnya.

Namun ketika petugas Polsek Kemranjen dan Koramil 11 Kemranjen sampai di lokasi ternyata pelaku sudah kembali kabur melalui pintu bagian belakang.

Selanjutnya bersama dengan warga dilakukan pencarian ke arah sungai dan pelaku berhasil ditemukan. Pelaku yang sudah terkepung spontan, menceburkan diri ke dalam sungai.

baca juga

"Proses negosiasi sempat terjadi. Kami dan warga sempat membujuk pelaku untuk naik dari sungai. Akan tetapi, pelaku mengabaikan. Akhirnya kami ikut nyebur ke sungai. Pelaku ternyata membawa pisau dan tetap tidak mau naik," jelasnya.

Selang sekitar 15 menit negosiasi alot di sungai. Pelaku juga sempat melakukan pemukulan. Namun, perlawanan pelaku berhasil diredam petugas. Pisau yang dipegang pelaku berhasil direbut.

"Pelaku kita tubruk. Tapi pelaku melakukan perlawanan," tuturnya.

Pelaku diduga mengidap gangguan jiwa. Usai ditangkap pelaku langsung dibawa ke RSUD Banyumas untuk memastikan apakah pelaku benar-benar mengidap gangguan jiwa atau tidak. Karena selama ini, pelaku hanya menjalani pengobatan alternatif dan belum pernah perawatan medis.

"Kalau dari hasil medis pelaku dinyatakan mengalami gangguan jiwa maka tidak kami proses hukum. Tapi kalau sehat, maka proses hukum tetap berlanjut," tutupnya. (Anang Firmansyah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Korban Perkosaan, Gadis Asal Kabupaten Banyumas Kini Hamil 8 Bulan

Jadi Korban Perkosaan, Gadis Asal Kabupaten Banyumas Kini Hamil 8 Bulan

Purwokerto | Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:12 WIB

Pelecehan Seksual di Trans Banyumas Terekam CCTV, Sopir Gercep Turunkan Pelaku

Pelecehan Seksual di Trans Banyumas Terekam CCTV, Sopir Gercep Turunkan Pelaku

Purwokerto | Kamis, 06 Oktober 2022 | 19:50 WIB

Ribuan Suporter Banyumas Tuntut Polisi Tak Gunakan Gas Air Mata Dalam Sepakbola

Ribuan Suporter Banyumas Tuntut Polisi Tak Gunakan Gas Air Mata Dalam Sepakbola

Purwokerto | Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:54 WIB

6 Kabupaten Patungan 'Nglarisi' Bandara JB Soedirman, Oktober Beroperasi Rute Jakarta-Purbalingga

6 Kabupaten Patungan 'Nglarisi' Bandara JB Soedirman, Oktober Beroperasi Rute Jakarta-Purbalingga

Purwokerto | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 07:34 WIB

Terkini

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ketika Kebiasaan Buruk Menjadi Budaya, Korupsi Pun Sulit Diberantas

Ketika Kebiasaan Buruk Menjadi Budaya, Korupsi Pun Sulit Diberantas

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:45 WIB

Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan

Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan

Sulsel | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:43 WIB

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:39 WIB

Dukung Penguatan Tata Kelola Danantara, BRI Tegaskan Komitmen Berantas Fraud

Dukung Penguatan Tata Kelola Danantara, BRI Tegaskan Komitmen Berantas Fraud

Sumsel | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:38 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tingkatkan Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko untuk Cegah Fraud

BRI Tingkatkan Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko untuk Cegah Fraud

Jabar | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:31 WIB

Menjelajahi Pecinan Semarang dalam Sebuah Buku

Menjelajahi Pecinan Semarang dalam Sebuah Buku

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:30 WIB

Perkuat Budaya Integritas, BRI Optimalkan Whistleblowing System dan Anti-Fraud

Perkuat Budaya Integritas, BRI Optimalkan Whistleblowing System dan Anti-Fraud

Lampung | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:26 WIB

BRI Perketat Pengawasan Internal, Pegawai Terbukti Fraud Terancam PHK dan Proses Hukum

BRI Perketat Pengawasan Internal, Pegawai Terbukti Fraud Terancam PHK dan Proses Hukum

Bali | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:22 WIB

×