Punya Kebiasaan Muntahkan Makanan? Waspadai Masalah Eating Disorder

Purwokerto

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 06:56 WIB
Punya Kebiasaan Muntahkan Makanan? Waspadai Masalah Eating Disorder
Ilustrasi eating disorder (Freepik)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Pernahkah kalian mendengar istilah Eating Disorder atau gangguan makan? Terkadang gangguan makan ini diartikan sebagai kebiasaan memuntahkan makanan setelah makan.

Tapi, nyatanya eating disorder memiliki banyak jenis dan tidak hanya kebiasaan untuk memuntahkan makanan saja.

Eating disorder adalah serangkaian kondisi psikologis yang menyebabkan munculnya kebiasaan makan yang tidak sehat. Lalu, pada beberapa kasus gangguan makan biasanya disebabkan akibat memiliki obsesi pada makanan, berat badan, hingga bentuk tubuh.

Tentu saja, eating disorder memberikan dampak negatif bagi penderitanya baik secara fisik maupun mental. Hal ini karena gangguan makan dapat memicu beberapa penyakit pada organ tubuh penting. Seperti jantung, lambung dan tulang.

Biasanya, gangguan makan ditemukan pada remaja atau orang dewasa di usia 20 tahunan.

Kemudian, menurut gejalanya gangguan makan dibagi menjadi:

1.Anoreksia Nervosa
Jenis gangguan makan yang pertama adalah Anoreksia nervosa yang merupakan salah satu jenis gangguan makan yang membuat si penderita tidak mau makan karena memiliki ketakutan terhadap berat badan yang akan naik. Biasanya, penderita dari anoreksia nervosa memiliki berat badan yang rendah.

Dirinya juga tidak segan untuk memuntahkan makanan untuk menjaga berat badannya. Bahkan, beberapa diantara mereka melakukan olahraga secara berlebihan hingga minum obat pencahar demi menjaga berat badan.

Penderita gangguan makan ini juga selalu memantau berat badannya, bahkan saat berat mereka terlampau jauh dari berat tubuh ideal.

baca juga

2.Bulimia nervosa
Bumilia nervosa memiliki beberapa gejala yang mirip dengan jenis gangguan makan yang sebelumnya, yakni anoreksia nervona. Bedanya, bumilia nervosa memiliki kecenderungan memakan makanan secara berlebihan dalam jangka waktu tertentu, baru memuntahkannya.

Penderita gangguan makan ini biasanya menghindari beberapa jenis makan selama beberapa saat, kemudian makan sesuatu secara berlebih dan berusaha untuk membuangnya dengan cara muntah paksa atau minum obat pencahar.

Perbedaan lain dengan anoreksia nervona adalah berat badan dari bulimia nervosa yang relatif normal serta tidak terlalu kurus.

3.Binge eating disorder
Selanjutnya, ada gangguan makan binge eating disorder yang berbanding terbalik dengan dua jenis gangguan makan sebelumnya. Binge eating disorder atau gangguan makan berlebih adalah gangguan makan yang menyebabkan penderitanya tidak dapat mengontrol dirinya sendiri saat makan, sehingga jumlah makanan yang masuk sangatlah tinggi.

Dampak negatif dari gangguan makan berlebih yang paling sering ditemukan adalah obesitas yang dapat meningkatkan penyakit seperti gangguan jantung dan stroke.

4.Pica
Sedikit berbeda dengan jenis gangguan makan yang satu ini, yaitu pica yang merupakan salah satu jenis gangguan makan dengan karakteristik membuat penderitanya memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan yang tidak bisa disebut sebagai makanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk Pahami Pentingnya Personal Boundaries Untuk Kesehatan Mental

Yuk Pahami Pentingnya Personal Boundaries Untuk Kesehatan Mental

Purwokerto | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 06:44 WIB

Waspada Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Pahami Gejalanya

Waspada Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Pahami Gejalanya

Purwokerto | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:30 WIB

Pernahkah Dengar Kepribadian Ganda? Ini Penjelasannya

Pernahkah Dengar Kepribadian Ganda? Ini Penjelasannya

Purwokerto | Senin, 17 Oktober 2022 | 08:59 WIB

Terkini

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:33 WIB

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:24 WIB

×