Kemenkes Klaim Kasus Gagal Ginjal Akut Menurun Usai Obat Sirup yang Dilarang Ditarik

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2022 | 18:32 WIB
Kemenkes Klaim Kasus Gagal Ginjal Akut Menurun Usai Obat Sirup yang Dilarang Ditarik
pixabay

PURWOKERTO.SUARA.COM Kasus gagal ginjal akut pada anak kian menurun seiring larangan penggunaan obat sirup tertentu dikonsumsi sementara. Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. M Syahril.

Dalam keterangannya pada konferensi pers secara virtual pada Kamis (27/10/2022), dr. Syahril mengumumkan sejak dilaporkan pada 24 Oktober terdapat 2  penambahan kasus baru.

“Data 26 Oktober 269 kasus ya naik dari tanggal 24 yaitu 251. Kenaikannya sendiri 18 kasus, tetapi yang benar-benar baru ada 3 kasus. Sementara yang 15 adalah kasus sudah terjadi akhir September tetapi baru dilaporkan. Angka pasien baru ini menurun setelah pelarangan pakai obat sirup,” ucap dr. Syahril dalam keterangannya.

Kasus tersebut tersebar di 27 provinsi. Sementara terdapat 10 provinsi dengan kasus tertinggi antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, Jawa Timur, Sumatra Barat, Bali, Banten, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dr. Syahril menjelaskan gejala yang dialami dari 53 persen pasien mengalami anuria, yaitu tidak bisa keluarnya urine dalam tubuh. Sebanyak 22 persen pasien mengalami oliguria, yaitu penurunan frekuensi buang air kecil. Sementara 25 pasien mengalami gejala-gejala lain.

“Ini 53 persen pasien mengalami anuria jadi enggak bisa buang air kecil sama sekali, terus 22 peren oliguria menurunnya frekuensi buang air kecil, dan 25 persen tidak mengalami oliguria dan anuria, tetapi beberapa gejala yang dirasakan seperti demam, hilang nafsu makan, malaise, mual, muntah, ISPA, diare, dan lain-lain,” jelas dr. Syahril.

Untuk menangani kasus gangguan ginjal akut, dr. Syahril menegaskan, pihaknya akan terus mendata perkembangan pasien yang dilaporkan. Saat ini, Kemenkes bekerja sama dengan berbagai pihak terus melakukan penelitian lebih dalam penyebab serta cara mengatasi gangguan ginjal akut.

“Upaya di samping surveilans, kami melakukan penelitian dengan berbagai pihak karena penyebabnya bisa karena berbagai hal, dan juga memberikan obat antidotum Fomepizole yang sudah didatangkan untuk mengobati pasien gangguan gagal ginjal akut,” pungkasnya. (iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hindari Penggunaan Popok Saat Anak Demam, Deteksi Dini Gagal Ginjal Akut

Hindari Penggunaan Popok Saat Anak Demam, Deteksi Dini Gagal Ginjal Akut

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 21:30 WIB

Pemerintah Pastikan Obat untuk Pasien Gangguan Ginjal Akut Diberikan Gratis

Pemerintah Pastikan Obat untuk Pasien Gangguan Ginjal Akut Diberikan Gratis

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 21:16 WIB

Bareskrim Polri Selidiki Unsur Pidana Dalam Fenomena Gagal Ginjal Akut pada Anak

Bareskrim Polri Selidiki Unsur Pidana Dalam Fenomena Gagal Ginjal Akut pada Anak

| Senin, 24 Oktober 2022 | 17:43 WIB

Terkini

Antara Keberanian dan Shock Value: Kritik Atas Promosi Film Aku Harus Mati

Antara Keberanian dan Shock Value: Kritik Atas Promosi Film Aku Harus Mati

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 15:05 WIB

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan

5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 15:00 WIB

Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG

Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 14:50 WIB

5 Sampo Berbahan Tea Tree Oil untuk Rambut Berketombe, Gatal-gatal Lenyap

5 Sampo Berbahan Tea Tree Oil untuk Rambut Berketombe, Gatal-gatal Lenyap

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 14:45 WIB

Terbongkar! Kepala SMK di Brebes Jadi Otak Pengoplosan Gas Elpiji, Ini 7 Faktanya

Terbongkar! Kepala SMK di Brebes Jadi Otak Pengoplosan Gas Elpiji, Ini 7 Faktanya

Jawa Tengah | Sabtu, 11 April 2026 | 14:39 WIB

Sinopsis Perfect Crown, Lika-liku IU dan Byeon Woo-seok Nikah Kontrak

Sinopsis Perfect Crown, Lika-liku IU dan Byeon Woo-seok Nikah Kontrak

Your Say | Sabtu, 11 April 2026 | 14:35 WIB

7 Fakta Profil dan Kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Kena OTT KPK

7 Fakta Profil dan Kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Kena OTT KPK

Jatim | Sabtu, 11 April 2026 | 14:28 WIB

7 Sabun Cuci Muka Wardah yang Bagus untuk Kulit Kusam, Wajah Jadi Cerah dan Segar

7 Sabun Cuci Muka Wardah yang Bagus untuk Kulit Kusam, Wajah Jadi Cerah dan Segar

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 14:27 WIB

Siswa SMP di Siak Meninggal Akibat Ledakan Sosok Berprestasi Bidang Sains

Siswa SMP di Siak Meninggal Akibat Ledakan Sosok Berprestasi Bidang Sains

Riau | Sabtu, 11 April 2026 | 14:26 WIB