purwokerto

Curhat Pilu Preman Insyaf di Banjarnegara, Karena Tato Aku Sulit Dapat Jodoh

Purwokerto Suara.Com
Sabtu, 19 November 2022 | 11:22 WIB
Curhat Pilu Preman Insyaf di Banjarnegara, Karena Tato Aku Sulit Dapat Jodoh
Pria bertato (ilustrasi) (Pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Punya tubuh bertato mungkin menjadi kebanggan bagi sebagian orang yang memilikinya.  Namun tak bisa dipungkiri, tato masih menjadi hal tabu di masyarakat.  

Bahkan orang bertato kerap mendapat stigma buruk di masyarakat. Apalagi jika dihubungkan dengan moralitas atau syariat Agama. 


Bertato identik dengan orang nakal, preman, pergaulan bebas, atau orang dengan konotasi buruk lainnya. 


Ini yang membuat orang bertato sulit bersosialisasi dengan masyarakat pada umumnya, bahkan untuk mendapatkan pasangan. 


Ini pula yang dialami AN, warga Kabupaten Banjarnegara. Umurnya tak lagi muda untuk ukuran pria lajang, sekitar 35 tahun. 
Namun hingga kini, ia sulit mencari jodoh atau pasangan. 

AN adalah pimpinan anak punk di komunitasnya. Tubuhnya dipenuhi tato hingga leher.  Telinganya berlubang. Ia bekerja sebagai juru parkir di terminal. Berbagai bentuk kemaksiatan pernah ia lakukan, termasuk minum minuman keras. 


AN tak mau terus-terusan hidup di jalanan. Ia ingin kembali ke jalan yang benar. AN memutuskan insyaf dan meninggalkan dunia hitam. 


Namun tantangan bagi dia untuk berubah sangatlah berat. Stigmatisasi buruk tentangnya masih melekat. 


Ia boleh berubah sikap hingga dipandang lebih baik. Namun tato yang memenuhi tubuhnya masih menjadi bumerang. 

Baca Juga: Maksimalkan Persiapan Piala AFF 2022, TC Timnas U-20 di Spanyol Bakal Dipercepat


Sekalipun dia sudah berubah, namun orang tetap memandangnya buruk karena tubuhnya dipenuhi tato. Ia masih sulit bersosialisasi dengan orang-orang baik. 


Ia bahkan kesulitan mencari pasangan wanita baik-baik. Wanita baik mana yang mau dengan pria bertato sepertinya. Mertua mana yang mau menerima menantu bertato sepertinya. 


Ia pun menyadari semua itu. Dengan kondisi tubuh penuh tato, ia sendiri juga tak percaya diri mendekati wanita untuk menjadikannya istri. 


"Ya sekarang mertua mana yang mau punya menantu bertato, " katanya


Ia sedih tak kunjung menemukan jodoh. Ia menyesal mengambil keputusan salah di masa lalu. Padahal ia sudah cukup berumur. Teman-teman sebayanya rata-rata sudah lama menikah, bahkan anaknya sudah besar. 


Bukan hanya sulit mendapat pasangan, ia juga susah mendapat pekerjaan halal karena bertato. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI