Bumil Suka Minum Kopi? Ini Dampak Kafein Bagi Janin Di Kandungan, Pengaruhi Tinggi Badan

Purwokerto Suara.Com
Senin, 21 November 2022 | 09:40 WIB
Bumil Suka Minum Kopi? Ini Dampak Kafein Bagi Janin Di Kandungan, Pengaruhi Tinggi Badan
Ilustrasi Kafein untuk Ibu Hamil ((iStockphoto.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Kafein dalam Kopi kadang dianggap sebelah mata dalam kesehatan tubuh manusia, padahal jika di tinjau dari sisi medis kandungan ini ternyata cukup baik untuk kesehatan tubuh kita.

Sebuah studi dalam jurnal JAMA Network Open salah satu Jurnal Medis di Amerika menemukan, anak-anak yang terpapar kafein di dalam kandungan cenderung tinggi badannya lebih pendek daripada teman sebayanya yang tidak terpapar kafein.

Jessica Gleason dari Pakar dari National Institute of Child Health and Human Development (NICHD) Amerika Serikat beserta para peneliti yang lain, mengklarifikasi bahwa perbedaan ketinggian yang mereka temukan ini kecil, sehingga masih harus dilihat apakah itu berdampak pada kesehatan anak atau apakah itu berlanjut hingga dewasa.

“Untuk lebih jelasnya, ini bukan perbedaan besar dalam tinggi badan, tetapi ada perbedaan kecil dalam tinggi badan di antara anak-anak dari orang yang mengonsumsi kafein selama kehamilan,” tuturnya, dikutip Antara, Minggu (20/11/2022).

Gleason melanjutkan bahwa tidak ada alasan bagi keluarga untuk panik atas hasil tersebut. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah perbedaan ini berdampak pada kesehatan anak.

“Perempuan hamil harus mendiskusikan konsumsi kafein dengan dokter mereka,” kata Katherine Grantz, pemimpin studi lainnya.

Sebagai informasi, kafein telah menjadi salah satu makanan yang dilarang selama kehamilan. Bahkan jika hanya diminum sedikit, karena mengonsumsinya saat hamil dikaitkan dengan tingkat kelahiran yang lebih rendah.

Untuk melihat kemungkinan dampak konsumsi kafein pada pertumbuhan anak, para peneliti seperti disiarkan Medical Daily beberapa waktu lalu menganalisis dua studi sebelumnya yang melibatkan 2.400 wanita hamil.

Para peneliti dari NICHD menemukan anak-anak yang lahir dari wanita dengan kafein dan paraxanthine sedikit lebih pendek daripada rekan-rekan mereka yang ibunya tidak mengonsumsi kafein. Paraxanthine adalah produk pemecahan kafein.

Baca Juga: Manfaat Daun Mangga, Mampu Menurunkan Berat Badan Hingga Kurangi Tanda Penuaan

Kesenjangan tinggi bahkan meningkat dari usia empat tahun menjadi usia delapan tahun. Hubungan kafein dengan tinggi badan anak diamati bahkan pada ibu dengan konsumsi 200 miligram per hari. The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mencatat konsumsi kurang dari 200 miligram setara dengan jumlah kafein dalam satu cangkir kopi 12 ons.

Sementara menurut Clevelan Clinic, secangkir kopi instan mengandung sekitar 100 miligram kafein, sedangkan secangkir kopi yang disaring mengandung 140 miligram. Perlu juga dicatat pula bahwa makanan dan minuman lain seperti cokelat, teh, dan soda juga mengandung kafein.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI