Apa Itu Caudal Regression Syndrome? Gangguan yang Dialami Ghanim Al Muftah Qori di Piala Dunia 2022

Purwokerto

Selasa, 22 November 2022 | 14:59 WIB
Apa Itu Caudal Regression Syndrome? Gangguan yang Dialami Ghanim Al Muftah Qori di Piala Dunia 2022
Ghanim Al Muftah dan Morgan Freeman di pembukaan piala dunia 2022 ((youtube))

PURWOKERTO.SUARA.COM Pembacaan ayat suci Al Quran dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2022 menjadi hal baru. Sosok Ghanim Al Muftah pun menjadi sorotan seletah melantunkan potongan ayat dari Surat Al-Hujurat ayat 13.
Suara merdunya menggema di Stadion Al Bayt di Al Khor, Qatar pada Minggu (20/11/2022) dalam pembukaan ajang sepak bola empat tahunan itu.

Ghanim Al Muftah bersama Morgan Freeman membawakan pesan perdamaian. Sosok Ghanim Al Muftah tak seperti remaja pada umumnya. Ia memiliki fisik yang berbeda dari kebanyakan orang karena mengidap kondisi langka, Caudal Regression Syndrome (CRS).

Remaja kelahiran 5 Mei 2002 ini lahir tanpa bagian bawah tubuh. Ghanim Al Muftah biasanya menggunakan kursi roda untuk aktivitas sehari-hari.

Dalam pembuakaan Piala Dunia semalam, Ghanim Al Muftah tampak menanggalkan kursi roda, dan berdiri menggunakan dadanya. Hal ini membuatnya langsung mendapatkan perhatian masyarakat dunia.

Caudal Regression Syndrome (CRS) atau displasia kaudal, merupakan kondisi tak normal pada tubuh bagian bawah. Pembentukan abnormal bagian bawah tubuh ditandai dengan berbagai tingkat kegagalan perkembangan yang melibatkan vertebra kaki, lumbal, sakral, dan tulang ekor, dan segmen sumsum tulang belakang.

Penderita CRS mungkin memiliki usus yang terpelintir, penyumbatan anus, dan penyimpangan sistem pencernaan lainnya. Lantas apa penyebab kondisi ini?

Dikutip dari suara.com penyebab CRS belum dipahami dengan baik. Dapat dikarenakan campuran antara faktor lingkungan dan genetik. Beberapa penyebab paling umum diyakini termasuk:

1. Genetika

Diperkirakan bahwa CRS adalah kelainan genetik.

2. Kesehatan Ibu

Gula darah tinggi dan ketidakseimbangan metabolisme pada ibu hamil dipercaya memengaruhi perkembangan janin, terutama jika diabetes ibu tidak ditangani dengan baik. Namun, CRS juga bisa terjadi bila ibu tidak menderita diabetes. Hubungan antara keduanya masih dipelajari.

3. Gangguan Perkembangan

Jika ada masalah atau trauma pada rahim sekitar satu bulan setelah kehamilan, kejadian ini dapat mengganggu perkembangan kerangka, saluran pencernaan, dan sistem saluran kemih bayi.

4. Kelainan Pembuluh Darah

CRS dipercaya bisa terjadi akibat berkurangnya aliran darah. Penyumbatan oksigen dan nutrisi penting yang dibawa ke janin oleh darah dapat menyebabkan masalah perkembangan.

5. Kelainan embrionik

Mesoderm adalah bagian tengah dari tiga lapisan jaringan yang ada pada tahap awal embrio (bayi yang sedang berkembang pada minggu-minggu awal kehamilan). Mesoderm memainkan peran besar dalam pembentukan banyak struktur yang dipengaruhi oleh CRS. Oleh karena itu, beberapa ilmuwan percaya bahwa kelainan langka ini terjadi karena adanya gangguan pada mesoderm. (iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keutamaan Surat Al Hujarat Ayat 13, Ayat Al Quran yang Menggema di Pembukaan Piala Dunia 2022

Keutamaan Surat Al Hujarat Ayat 13, Ayat Al Quran yang Menggema di Pembukaan Piala Dunia 2022

Purwokerto | Selasa, 22 November 2022 | 14:35 WIB

CATAT! Jadwal Lengkap Pertandingan Babak Penyisihan Piala Dunia Qatar 2022

CATAT! Jadwal Lengkap Pertandingan Babak Penyisihan Piala Dunia Qatar 2022

Purwokerto | Senin, 21 November 2022 | 19:33 WIB

Paket Langganan Piala Dunia 2022, Ini Daftar Harganya

Paket Langganan Piala Dunia 2022, Ini Daftar Harganya

Purwokerto | Senin, 21 November 2022 | 17:25 WIB

Terkini

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Banten | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:42 WIB

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:35 WIB

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

Jabar | Senin, 15 Juni 2026 | 23:28 WIB

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Sport | Senin, 15 Juni 2026 | 23:20 WIB

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:18 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB