Bobol 19 Perusahaan di Ceko, Buronan Interpol Sembunyi di Bali

Purwokerto

Jum'at, 02 Desember 2022 | 09:36 WIB
Bobol 19 Perusahaan di Ceko, Buronan Interpol Sembunyi di Bali
Ilustrasi pencurian uang

PURWOKERTO.SUARA.COM, BALI-Anggota NCB Interpol Indonesia yang merupakan bagian dari Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri membekuk buronan interpol bernama Cyril Stiak di sebuah kontrakan daerah Kuta Selatan, Bali, Rabu (30/11/2022). 


Cyril adalah warga Republik Ceko yang menjadi tersangka kasus penipuan dan penggelapan.


Polri sebelumnya menerima permohonan bantuan penangkapan terhadap Cyril Stiak yang merupakan buronan berstatus red notice (IRN) dari Head of National Central Bureau (NCB) Praha, Republik Ceko.

“Kami menindaklanjuti permintaan pencarian subjek IRN atas nama Cyril Stiak dan Stefan Durina, sebagaimana NCB Praha juga meminta bantuan yang sama saat IGA 89 di Istanbul,” ujar Kadivhubinter Polri Irjen Krishna Murti, dikutip dari Divhumas Polri


Rekan Cyril bernama Stefan Durina yang juga masuk dalam red notice sampai saat ini masih dalam pengejaran. 

Untuk diketahui, Cyril dan Stefan Durina menjadi buronan interpol yang diburu di beberapa negara sejak 2019.

Keduanya merupakan buronan high profile di negaranya. 

Krishna mengungkapkan, Cyril dan Stefan telah membobol 19 perusahaan di negaranya.

Belakangan keduanya terdeteksi berada di Indonesia, tepatnya di Bali. Setelah mendapatkan informasi terkait pencarian buronan tersebut, NCB Interpol Polri memburu keduanya.

baca juga

Pada Rabu (30/11/2022), NCB melakukan penyelidikan di beberapa tempat. Petugas sempat mendapatkan informasi keduanya tinggal di Kuta Utara.

Namun pencarian di beberapa lokasi tak membuahkan hasil. Informasi terbaru yang menyebut keduanya berada di sebuah villa di Kuta Selatan, juga ditelusuri namun tidak membuahkan hasil.

Hingga petugas mendapatkan informasi  keduanya tinggal di kontrakan yang tidak jauh dari lokasi villa. 

“Pada pukul 06.00 WITA yang bersangkutan dilakukan penangkapan,” jelas Krishna.

Cyril Stiak saat ini diamankan sementara di Polda Bali sambil menunggu arrest warrant dan profesional arres.


Berdasarkan data perlintasan di Imigrasi, Cyril Stiak tercatat masuk ke Indonesia pada 14 Juni 2019. Ia datang menggunakan pesawat maskapai Air Asia (D27798) melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Cyrill Stiak adalah bagian dari perusahaan Majordomos Gastro S.R.O yang melakukan penggelapan anggaran perusahaannya sebesar 25.000 CZK melalui rekening perusahaan. 

Itu dilakukan sebanyak 18 kali hingga menyebabkan kerugian perusahaan Majordomos Gastro S.R.O sebesar 529.890 CZK serta perusahaan CITY CAFÉ s.r.o sebesar 104.000 CZK.


Cyrill Stiak juga menyebabkan kerugian pada perusahaan asuransi karena belum membayar asuransi antara Januari 2008 dan April 2009. Ia juga dituduh menyebabkan kerugian untuk otoritas pendapatan, yakni tidak membayar pajak dalam jumlah 667.640. CZK. Seluruh uang tersebut digunakannya untuk kebutuhan pribadinya.

Lain halnya Stefan Durina yang tercatat masuk Indonesia sejak 14 Maret 2020. Dia masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai  menggunakan maskapai Scoot Airlines (TR288).


Stefan Durian, telah melakukan penipuan dan penggelapan pajak terhitung dari tanggal 15 Agustus 2014 hingga 28 Januari 2016. Modusnya dengan berkamuflase membuat sebuah jaringan perusahaan yang dia kontrol sendiri dengan membeli barang elektronik di berbagai negara UNI EROPA tanpa membayar pajak, dan mengaku menyewakannya.

Namun kenyataannya barang tersebut di jual untuk mendapatkan keuntungan. Kerugian negara Ceko mencapai 14.124.587 CZK. Dengan demikian mereka menghindari pajak dalam jumlah total 84.758.544.CZK (Rp. 56.788.224.480,-) untuk merugikan Republik Ceko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nyesek! Menang Atas Kosta Rika, Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2022

Nyesek! Menang Atas Kosta Rika, Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2022

Purwokerto | Jum'at, 02 Desember 2022 | 09:12 WIB

Bersiap untuk Gelaran Liga 1, Madura United Memulai Latihan Perdana

Bersiap untuk Gelaran Liga 1, Madura United Memulai Latihan Perdana

Purwokerto | Kamis, 01 Desember 2022 | 23:21 WIB

Proses Pencariak Korba Gempa Cianjur Terus Berlanjut Satu Korban Gempa Ditemukan di Hari Ke-11

Proses Pencariak Korba Gempa Cianjur Terus Berlanjut Satu Korban Gempa Ditemukan di Hari Ke-11

Purwokerto | Kamis, 01 Desember 2022 | 22:42 WIB

Terkini

Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 19:55 WIB

Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei

Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei

Kalbar | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 19:51 WIB

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 19:50 WIB

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 19:46 WIB

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 19:36 WIB

Kata-kata Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Pecundangi Persib Setelah Sekian Lama

Kata-kata Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Pecundangi Persib Setelah Sekian Lama

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:32 WIB

Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang

Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:30 WIB

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:16 WIB

×