Trending Netizen Desak Petinggi NU Fatwakan Tahlil Tak Wajib, Ini Respons PBNU

Purwokerto

Kamis, 22 Desember 2022 | 08:20 WIB
Trending Netizen Desak Petinggi NU Fatwakan Tahlil Tak Wajib, Ini Respons PBNU
Ilustrasi tahlilan (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Seorang netizen mencurahkan isi hatinya perihal tradisi tahlil di kalangan Nahdliyin. Warganet dengan akun twitter @salima252lagi mendesak petinggi NU menerbitkan fatwa bahwa tahlil pada momen tujuh hari, 40 hari, 100 hari dan seterusnya setelah kematian tak wajib dilaksanakan karena dinilai memberatkan.

Cuhatan netizen ini mendapat respons sejumlah tokoh yang berusaha menjelaskan bahwa tahlil memang tidak wajib, sehingga warga NU tak perlu merasa terbebani. Mereka justru menjelaskan tahlil menjadi momen untuk menjalin kebersamaan di saat duka cita.

Namun, netizen ini bersikukuh di lapisan bawah, warga NU menganggap tahlis seperti wajib sehingga memberatkan. Hal ini berdasarkan pengalaman asisten rumah tangganya yang hendak menggelar tahlil namun tak punyacukup uang untuk menyediakan berbagai hidangannya.

"Petinggi NU seharusnya sadar dan mau menjelaskan kepada umatnya/jemaahnya bahwa tradisi seolah mewajibkan perayaan kematian keluarga di hari ke-7, 14, 40, 100 itu ga wajib bahkan ga ada tuntunannya dan hanya memberatkan jelata saja. Faktanya orang miskin di Indonesia ini banyak dari NU," tulis dia.

"Ga miriskah melihat warga miskin atau menegah ke bawah yang makan saja susah ketika kemalangan malah masih direpotkan memikirkanmakan orang lain. Masih ingat saya nangis begitu ibu tersayangnya meninggal dan dia ga ada uang memohon kami meminjami uang Rp 4 juta untuk perayaan 40 hari," ujar dia lagi.

Di antara tokoh yang berkomentar adalah Ulil Abshor yang tak lain menantu Kiyai Mustofa Bisri. "Ga wajib, benar. Tidak ada tuntunannya? Anda pikir NU beramaliah tanpa ilmu? Wow. Lulusan mana ya Anda, seenak udele ngecap jutaan warga NU dengan ribuan pesantrennya seakan nggak ngerti ilmu. NU tidak pernah mewajibkan," ujar dia.

Selain Ulil, juga ada Kalis Mardiasih, tokoh muda perempuan yang dikenal sebagai penulis. Ia menuliskan "Pertama memang tidak wajib. Kedua, di desa-desa warganya ya saling nyumbang, ga hanya uang tapi juga sembako dan hasil bumi. Masaknya reewang di dapur sebagai penghiburan bahwa keluarga ga sendirian menghadapi duka, sebaiknya yang lagi berduka percaya kekuatan doa jamaah."

Sementara Ketua PBNU bidang Keagamaan,KH Ahmad Fahrur Rozi menagaskan tahlilan bisa tetap dijalankan cukup dengan sajianair putih dan kue seadanya sehingga tidak memberatkan yang tengah berduka.

"Tidak ada kewajiban yang memberatkan. Tahlilan itu tradisi yang dilakukan secara sukarela dan malahmembuat keluarga almarhum sangat terhibur dengan banyaknya handai taulan yang datang agar mereka tidak sedih dalam kesendirian."

baca juga

"Jika memang keluarga tidak mampu, tahlilan juga tidak perlu memberi makanan, cukup air dan kue saja seadanya," kata Gus Fahrur, sapaan akrabnya, dikutip dari NU Online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Jadi Perdebatan Twitter, Bagaimana Hukum Tahlilan 7, 40, dan 100 Harian Dalam Islam?

Heboh Jadi Perdebatan Twitter, Bagaimana Hukum Tahlilan 7, 40, dan 100 Harian Dalam Islam?

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 20:43 WIB

Rizky Billar Jadi Bulan-bulanan Netizen Usai Janji Bakal Lindungi Hingga Membimbing Lesty Kejora

Rizky Billar Jadi Bulan-bulanan Netizen Usai Janji Bakal Lindungi Hingga Membimbing Lesty Kejora

Your Say | Selasa, 20 Desember 2022 | 18:07 WIB

Susanti Upin Ipin Pulang ke Indonesia Trending, Netizen: Trust Issue Naik

Susanti Upin Ipin Pulang ke Indonesia Trending, Netizen: Trust Issue Naik

Your Say | Selasa, 20 Desember 2022 | 15:24 WIB

Karakter Susi Susanti di Upin Ipin Hebohkan Warganet Indonesia

Karakter Susi Susanti di Upin Ipin Hebohkan Warganet Indonesia

Tekno | Selasa, 20 Desember 2022 | 12:48 WIB

Terkini

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×