Ketua Panpel Arema Jadi Saksi Security Officer Arema di Persidangan Tragedi Kanjuruhan, Sebut Alasan Tiket Melebihi Kapasitas Stadion

Purwokerto | Suara.com

Jum'at, 27 Januari 2023 | 21:28 WIB
Ketua Panpel Arema Jadi Saksi Security Officer Arema di Persidangan Tragedi Kanjuruhan, Sebut Alasan Tiket Melebihi Kapasitas Stadion
Pelaksanaan sidang tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya. ((Foto. Antaranews.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Hari  ni Pengadilan Negeri Surabaya mulai menyidangkan kasus Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada awal Oktober 2022 lalu.

Bertempat di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (27/01/2023) hari ini sidang kali ini sidang lanjutan menghadirkan Abdul Haris, Ketua Panpel Arema FC.

Pada persidangan itu Abdul Haris akui penjualan tiket laga Arema FC-Persebaya Surabaya mencapai 43 ribu lebih dari kapasitas atas suruhan AKBP Ferli Hidayat yang saat itu menjabat Kapolres Malang.

Menurut Abdul Haris saat diperiksa sebagai saksi mahkota untuk Suko Sutrisno Security Officer Arema hari ini, Jumat (27/1/2023) keterangan itu muncul.

Pemeriksaan tersebut dilakukan usai 50 saksi dari jaksa dan 1 ahli dari pengacara dua terdakwa itu tuntas dimintai keterangan.

Pada keterangannya, Haris diketahui telah berkirim surat permohonan ke Polres Malang tanggal 12 September 2022. Saat itu, informasi jumlah tiket yang dicetak sebanyak 43 ribu, melebihi kapasitas yang ditetapkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Malang maksimal 38.054.

“Pak Dimas (ticketing officer) nge-share untuk cetak tiket sebesar itu,” kata Haris dikuti Antara. Jumat (27/01/2023).

Dia tidak tahu pasti detail teknis pencetakan tiket, tapi tugasnya adalah memastikan tiket tercetak dan proses distribusi tanpa ada keributan.

“4.000 dijual di online, ada yang dijual di tiket box. Ada 14 mitra kerja, kita memantau beberapa itu tiket-tiket terjual kisaran 42.000,” katanya lagi.

Namun, sebelum menerima surat rekomendasi laga yang dikeluarkan Polres Malang tanggal 28 September dan Polda Jatim 29 September 2022, Haris tak menampik Kapolres sempat meminta pencetakan tiket dibatasi sesuai kapasitas dengan alasan kerawanan.

Akhirnya, sesuai kesepakatan dengan ticketing officer pesanan tiket dibatasi 12,5 persen untuk setiap koordinator wilayah suporter Aremania.

Informasi pengurangan itu langsung disebarkan di grup yang berisi ribuan Aremania dan Kasat Intel Polres Malang. Namun kebijakan itu menuai protes dan umpatan suporter di grup. Semua menghujat aturan yang mendadak karena mereka sudah menjualnya lagi ke suporter lain.

“Surat (dari Kapolres) itu saya share di grup Arema, terus dibahas di ticketing. Kita sepakat untuk mengurangi pesanan tiket sebesar 12,5 persen tiap pesanan. Yogya misalnya 100 dipotong 12,5 persen, Banyuwangi, Jatim, Ponorogo dan korwil-korwil, kami potong 12,5 persen. Saya sampaikan di grup Aremania, ini ada masukan dari Kapolres ada pembatasan tiket mohon maaf tiket nawak-nawak (kawan-kawan) akan saya potong 12,5 persen. Di situ ada kasat intel. Di situ terjadi banyak umpatan. Kok mendadak tanggal 29. Karena saya dari luar kota, tetangga saya suruh setor duit ke saya. Ini laga big match kok tiket tidak ada, apa rumah saya tidak diobong (dibakar) nanti. Di grup ramai,” beber Haris.

Selang sehari, kebijakan itu dibatalkan Ferli Hidayat. Ia meminta pembatasan tiket dilakukan di pertandingan berikutnya.

“Pak Haris tolong, untuk pembatasan tiket yang 38 ribu jangan dilaksanakan sekarang, itu pertandingan yang akan datang saja karena maksud saya pembatasan tiket itu agar pertandingan lebih longgar,” jelas Haris menirukan Ferli.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidang Lanjutan Tragedi Kanjuruhan, Tiga Terdakwa Polisi Hadir di Pengadilan

Sidang Lanjutan Tragedi Kanjuruhan, Tiga Terdakwa Polisi Hadir di Pengadilan

| Kamis, 26 Januari 2023 | 20:08 WIB

Akhmad Hadian Lukita Bebas dari Tahanan Mapolda Jatim, tapi Bakal Hadir Menjadi Saksi di Sidang Kanjuruhan

Akhmad Hadian Lukita Bebas dari Tahanan Mapolda Jatim, tapi Bakal Hadir Menjadi Saksi di Sidang Kanjuruhan

| Selasa, 24 Januari 2023 | 18:46 WIB

Fakta Sidang Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Sebut Tidak Mengetahui Adanya Dokumen Keselamatan dari Panpel Arema

Fakta Sidang Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Sebut Tidak Mengetahui Adanya Dokumen Keselamatan dari Panpel Arema

| Jum'at, 20 Januari 2023 | 17:44 WIB

Sidang Lanjutan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Eksepsi Terdakwa dari Unsur Polisi Minta Bebas

Sidang Lanjutan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Eksepsi Terdakwa dari Unsur Polisi Minta Bebas

| Jum'at, 20 Januari 2023 | 15:46 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa

Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:29 WIB

Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi

Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi

Sumsel | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:18 WIB

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:42 WIB

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:37 WIB

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:33 WIB

Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda

Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda

Jatim | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:15 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan

3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:00 WIB

Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas

Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 21:55 WIB