Mengenang Muktamar NU Paling Fenomenal di Banyumas Tahun 1946, Muslimat NU Lahir di Sini

Purwokerto

Senin, 06 Februari 2023 | 12:06 WIB
Mengenang Muktamar NU Paling Fenomenal di Banyumas Tahun 1946, Muslimat NU Lahir di Sini
Llogo NU

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS- Kabupaten Banyumas ternyata punya andil dalam sejarah panjang perkembangan organisasi NU. Banyumas pernah menhadi tuan rumah Muktamar NU ke 16  pada tanggal 23-26 Rabiul Akhir 1365 H atau 26-29 Maret 1946, atau belum genap setahun setelah Indonesia merdeka. 

“Muktamar Nahdlatul Ulama ke-XVI diadakan di Purwokerto mulai malam hari Rabu 23 hingga malam Sabtu 26 Rabiuts Tsani 1365, bertepatan 26 hingga 29 Maret 1946,” tulis M. Sholahudin dalam buku Biografi Tujuh Rais Am PBNU, dikutip dari nubanyumas.com

Muktamar NU di Purwokerto cukup fenomenal karena nuansa revolusi masih sangat kental dirasakan oleh masyarakat Indonesia pada tahun tersebut. Beberapa keputusan penting dihasilkan,  antara lain mengukuhkan kembali semangat Resolusi Jihad NU 22 Oktober 1945 dan berdirinya organisasi sayap perempuan NU pertama bernama Nahdlatoel Oelama Moeslimat (NOM), hari ini dikenal dengan nama Muslimat NU.

Tradisi keilmuan Islam juga kuat di daerah ini. Pada tahun 1928-an misalnya, sebuah forum pengajian khusus untuk para Kiai  setiap bulan sekali diadakan di Sokaraja. Para Kiai mengaji dengan membawa kitab-kitab seperti, Tafsir Al-Baidhowi, Kitab Hadits Al-Bukhari, Kitab Ihya Ulumuddin, Kitab Al-hikam dan kitab yang lainnya yang sudah disepakati.

Kitab-kita itu dibaca di hadapan puluhan  kiai yang menyimak dengan amat seksama. Sedikit saja salah membacanya, maka akan langsung dikoreksi  kiai. 

“Makanya, kalau cuma “setengah kiai”, jangan coba-coba memberanikan diri membaca di muka kiai-kiai, keringat dingin bisa mengucur!” kenang KH Saefudin Zuhri pada bab awal otobiografi Guruku Orang-orang Pesantren.

KH Akhmad Syatibi yang paling sepuh di antara 70-an Kiai yang hadir saat itu dipilih menjadi guru dalam pengajian khusus itu. Meski sempat menolak,  Kiai Akhmad Syatibi akhirnya menerima dengan syarat didampingi oleh 4 orang Kiai lainya yaitu Kiai Raden Iskandar, Kiai Akhmad Bunyamin, Kiai Zuhdi, Kiai Mursyid.

Keberadaan pengajian khusus itu membuat  suasana kota kecil Sokaraja berubah ramai setiap kali kajian berlangsung. Pasalnya para kiai biasanya tidak datang sendirian, melainkan diiringi pengawal atau para santrinya.  Warga setempat juga ikut membanjiri pengajian berbobot itu.

“Suasananya jadi seperti ada Konggres. Masyarakat bertambah hidup dan syiar islam lebih dinamis dibuatnya,” catat KH Saifuddin Zuhri dalam buku Guruku Orang-orang Dari Pesantren.

baca juga

KH Saifuddin Zuhri  merupakan seorang ulama pejuang kemerdekan dan intelektual NU yang lahir  di Desa Kauman, Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas 1 Oktober 1919. Ayahnya H Mohammad Zuhri adalah seorang petani dan penarik dokar. Sementara ibunya Siti Saudatun adalah seorang pengrajin batik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keren! Kebun Jambu Desa Plana Banyumas Bakal Disulap Jadi Agrowisata Jambuan

Keren! Kebun Jambu Desa Plana Banyumas Bakal Disulap Jadi Agrowisata Jambuan

Purwokerto | Senin, 06 Februari 2023 | 11:34 WIB

Direstui FIFA, Piala Dunia U20 di Indonesia Akan Ada Seremoni : Begini Kata Kemenpora RI

Direstui FIFA, Piala Dunia U20 di Indonesia Akan Ada Seremoni : Begini Kata Kemenpora RI

Purwokerto | Minggu, 05 Februari 2023 | 23:49 WIB

Perbarui Fitur, Aplikasi Telegram Bisa Otomatis Terjemahkan Bahasa : Kok Bisa ?

Perbarui Fitur, Aplikasi Telegram Bisa Otomatis Terjemahkan Bahasa : Kok Bisa ?

Purwokerto | Minggu, 05 Februari 2023 | 23:17 WIB

Terkini

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

×