135 Ekor Sapi di Kebumen Terinfeksi LSD, Bahayakah?

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 21 Februari 2023 | 15:16 WIB
135 Ekor Sapi di Kebumen Terinfeksi LSD, Bahayakah?
Pemeriksaan kandang sapi oleh petugas kesehatan hewan Kebumen

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Terdapat 135 kasus sapi di Kebumen terkena virus Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit seperti cacar yang merebak di sejumlah wilayah.

Penyakit ini saat ini tengah ditangani  serius oleh pemerintah daerah sesuai arahan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.


Meski belum ada kasus kematian sapi yang terkena penyakit LSD ini, namun menurut Arif, upaya penanganan atau penyembuhan dari penyakit ini harus dilakukan secara serius. Sebab jika tidak, akan merugikan dan merepotkan para peternak sapi. 


"Bagaimana pun yang namanya penyakit atau virus harus ditangani, disembuhkan. Jangan sampai dibiarkan. Harus ada keterlibatan pemerintah untuk membantu peternak dalam proses penyembuhan agar sapi-sapi mereka tetap sehat, gemuk, dan punya nilai jual yang tinggi," ujar Bupati di Pendopo Kabumian, Selasa (21/2/2023).


Bupati menyatakan, tim kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen juga tengah melakukan berbagai upaya penyembuhan, yakni dengan melakukan gerakan pembersihan kandang, kemudian vaksinasi, dan pemberian obat. Termasuk gencar melakukan sosialisasi pencegahan penyakit.


"Virus ini ditularkan melalui lalat dan nyamuk, jadi upaya yang dilakukan salah satunya dengan vaksinasi, pembersihan kandang, dan juga pemberian obat, termasuk sosialisasi pencegahan sudah dilaksanakan dinas terkait," ucapnya.


Dokter Marti Ike Wahyu Erawati selaku Subkoordinator Kesehatan Hewan Distapang Kebumen menjelaskan, virus atau penyakit ini ditularkan melalui lalat. Dari 135 kasus berdasarkan data terakhir, enam di antaranya dinyatakan sembuh, kemudian satu ekor sapi dilakukan pemotongan bersyarat, dan nol kematian.


"Virus ini ditularkan melalui lalat, di Kebumen sendiri sudah ada 135 kasus, paling banyak terjadi di Kecamatan Buluspesantren, ada 102 kasus," ujar Dokter Wahyu.


Dokter Wahyu menuturkan, sampai saat ini upaya pembersihan kandang dengan cara Fogging belum disarankan oleh Balai vektor. Karena dosis insektisida pada lalat lebih tinggi daripada  nyamuk.

Di samping itu, belum ada uji klinis dampak fogging pada lalat kaitan dengan keamanan pada manusia, hewan dan lingkungan. 


"Dampak pada nyamuk terbukti membuat nyamuk di lingkungan tersebut menjadi resisten dan kontraproduktif dengan program PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dari Puskesmas atau Dinkes," terangnya.


Karena itu lanjut, Dokter Wahyu, B2P2VRP Salatiga juga tidak merekomendasikan fogging lalat. Caranya cukup dengan memutus rantai perkembangbiakan lalat, dengan membersihkan lingkungan, menyiram dengan air panas tempat bertelurnya lalat atau berkembangbiaknya lalat, membuang kotoran ternak di tempat lapang yang terkena matahari langsung dan seterusnya.


"Kita juga telah membuat Gerakan Kebersihan Kandang (GERSIDANG) secara serentak di seluruh Wilayah Puskeswan sebagai solusi, termasuk pemberian vaksinasi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ashanty Divonis Inusitas Akut tapi Takut Operasi, Aurel Doakan yang Terbaik

Ashanty Divonis Inusitas Akut tapi Takut Operasi, Aurel Doakan yang Terbaik

| Selasa, 21 Februari 2023 | 15:02 WIB

Punya Keluhan Layanan Pemerintah di Cilacap, Laporkan Saja ke e-LaporBup

Punya Keluhan Layanan Pemerintah di Cilacap, Laporkan Saja ke e-LaporBup

| Selasa, 21 Februari 2023 | 14:13 WIB

KAI Daop 5 Purwokerto Aktifkan Stasiun Jeruklegi di Cilacap Mulai 1 Maret 2023

KAI Daop 5 Purwokerto Aktifkan Stasiun Jeruklegi di Cilacap Mulai 1 Maret 2023

| Selasa, 21 Februari 2023 | 11:25 WIB

Terkini

Kronologi Lengkap Tabrakan Kereta di Bekasi, Berawal dari Taksi Mogok

Kronologi Lengkap Tabrakan Kereta di Bekasi, Berawal dari Taksi Mogok

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB

Aceh Bangkit dari Bencana? BI Optimistis Ekonomi Tumbuh hingga 4,6 Persen pada 2027

Aceh Bangkit dari Bencana? BI Optimistis Ekonomi Tumbuh hingga 4,6 Persen pada 2027

Sumut | Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak Akibat Kebuntuan Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak Akibat Kebuntuan Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:05 WIB

Berapa Harga Infinix GT 50 Pro? Cek 4 Pilihan HP Gaming Spek Gahar Terbaru 2026

Berapa Harga Infinix GT 50 Pro? Cek 4 Pilihan HP Gaming Spek Gahar Terbaru 2026

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 12:05 WIB

Dirut KAI: 14 Orang Meninggal, 84 Luka-luka, Total Korban KA di Stasiun Bekasi Timur

Dirut KAI: 14 Orang Meninggal, 84 Luka-luka, Total Korban KA di Stasiun Bekasi Timur

Video | Selasa, 28 April 2026 | 12:04 WIB

5 Rekomendasi Sleeping Mask untuk Kulit Cerah dan Kenyal Saat Bangun Tidur

5 Rekomendasi Sleeping Mask untuk Kulit Cerah dan Kenyal Saat Bangun Tidur

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 12:04 WIB

LPSK Terima Perlindungan Korban Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry

LPSK Terima Perlindungan Korban Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry

Riau | Selasa, 28 April 2026 | 12:02 WIB

Harga dan Spesifikasi Mobil VinFast Pemicu Kecelakaan Kereta Api Bekasi, 98 Orang Jadi Korban

Harga dan Spesifikasi Mobil VinFast Pemicu Kecelakaan Kereta Api Bekasi, 98 Orang Jadi Korban

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 12:01 WIB

Berapa Gaji Driver Green SM? Viral Karena Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Berapa Gaji Driver Green SM? Viral Karena Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:00 WIB