Profil dan Prestasi Syabda Perkasa, Atlet Bulutangkis yang Meninggal Karena Kecelakaan

Purwokerto

Senin, 20 Maret 2023 | 18:29 WIB
Profil dan Prestasi Syabda Perkasa, Atlet Bulutangkis yang Meninggal Karena Kecelakaan
Syabda Perkasa Belawa ((antara))

PURWOKERTO.SUARA.COM Berita duka datang dari bulutangkis Indonesia. Atlet muda masa depan bulutangkis Indonesia, Syabda Perkasa Belawa meninggal dunia akibat kecelakaan di tol Pemalang, Jawa Tengah, Senin (20/3/2023) dini hari WIB.

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengkonfirmasi berita tersebut melalui unggahan di media sosial. Mereka menuliskan belasungkawa atas meninggalnya Syabda Perkasa Belawa.

"Keluarga besar PP PBSI mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu atlet muda Indonesia, Syabda Perkasa Belawa (21 tahun) dalam kecelakaan di tol Pemalang (Jawa Tengah), Senin (20/3) dini hari."

Sebelumnya ketua umum Pengkab PBSI Kudus dan mantan pebulu tangkis Indonesia sekaligus, Yuni Kartika lebih dulu membagikan kabar duka itu melalui akun Instagram.

"Telah meninggal dunia, Syabda Perkasa Belawa," tulis Yuni Kartika dalam unggahan foto yang menunjukkan dirinya tengah bersama Sabda.

"Syabda meninggal dunia dalam perjalanan ke Sragen untuk berziarah karena neneknya meninggal dunia."

"Selamat jalan Syabda. You will be missed."

Syabda adalah salah satu atlet tunggal putra masa depan Indonesia. Syabda terakhir kali bertanding di Iran Fajr International Challenge 2023 pada Februari lalu dan meraih gelar juara.

Meninggalnya Sabda tentu menyisakan duka untuk dunia bulu tangkis Indonesia setelah pada 27 Februari 2023 lalu juga ditinggal pebulu tangkis muda Az-Zahra Putri Dania yang meninggal karena sakit.

baca juga

Profil Syabda Perkasa Belawa

Syabda Perkasa Belawa lahir di Jakarta pada 25 Agustus 2001. Sejak usia muda, Ia sudah menimba ilmu bersama klub PB Djarum.

Awal bergabung pada 2013, Syabda sudah membukukan berbagai prestasi bersama klub bulu tangkis asal Kudus, Jawa Tengah, itu.

Beberapa catatan ditorehkan Syabda dengan menjuarai ajang Jakarta Junior International Series 2019 pada nomor tunggal putra U-19.

Ia  juga menjadi anggota tim Indonesia di ajang beregu junior di ajang Piala Suhandinata 2019 dan BWF World Junior Mixed Team Championship 2019.

Atlet bertinggi badan 170 cm itu berhasil meraih medali perak di nomor tunggal dan beregu putra pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang lalu.

Saat ini, pemain yang menempati ranking 90 BWF itu menjadi salah satu pemain termuda yang dibawa oleh tim Thomas Cup 2022 selain Tegar Sulistyo. Namanya makin terkenal setelah menjadi pahlawan kemenangan Indonesia atas Korea Selatan untuk membawa Merah Putih menjadi juara Grup A Piala Thomas 2022.

Bermain sebagai tunggal ketiga atau pemain terakhir, Syabda sukses menundukkan perlawanan Lee Yun Gyu dengan skor 21-14, 12-21, dan 21-16.

Dengan hasil ini, Syabda sukses memastikan keunggulan Indonesia dengan kedudukan 3-2 atas Korea Selatan dan melaju ke babak selanjutnya sebagai jawara Grup A.

Sayangnya, Indonesia harus puas finis sebagai runner-up di ajang tersebut setelah secara mengejutkan takluk 0-3 dari India di partai final.

Beberapa kemampuan yang dimiliki oleh Syabda adalah pukulan dropshotnya yang mematikan. Pasalnya, kemampuannya di level junior sudah tak diragukan lagi.

Biodata Syabda Perkasa Belawa

Nama Lengkap: Syabda Perkasa Belawa

Tempat/tanggal lahir: Jakarta, 25 Agustus 2001

Pegangan tangan: Kanan

Tinggi badan: 170 cm

Peringkat BWF: 90

Klub: PB Djarum

Prestasi:

·Juara World Junior Championships 2019 Kazan (Mixed Team)

·Juara Jakarta Junior International 2019

·Juara Lithuanian International 2022

·Juara Malaysia International 2022

·Juara Iran Fajr International 2023

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Pastikan Satu Gelaran Juara All England di Sektor Ganda Putra : Begini Sejarah Gelaran Bulutangkis Tertua di Dunia

Indonesia Pastikan Satu Gelaran Juara All England di Sektor Ganda Putra : Begini Sejarah Gelaran Bulutangkis Tertua di Dunia

Purwokerto | Minggu, 19 Maret 2023 | 18:41 WIB

Link Live Streaming Final All England 2023, Ada Fajar/Rian Lawan Ahsan/Hendra

Link Live Streaming Final All England 2023, Ada Fajar/Rian Lawan Ahsan/Hendra

Purwokerto | Minggu, 19 Maret 2023 | 18:20 WIB

Terkini

Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing

Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:45 WIB

Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal

Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32 WIB

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:25 WIB

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:02 WIB

Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability

Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:50 WIB

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Kalbar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:33 WIB

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:22 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB