Beredar Status WA Baju Bekas Sitaan Buat Lebaran, Pihak Kepolisian Identifikasi Sang Penyebar

Purwokerto | Suara.com

Rabu, 05 April 2023 | 15:54 WIB
Beredar Status WA Baju Bekas Sitaan Buat Lebaran, Pihak Kepolisian Identifikasi Sang Penyebar
Beredar di media sosial sebuah gambar screenshot status WhatsApp. ((Foto PMJ News))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Polda Metro Jaya masih terus mengusut kasus penyebaran foto status WhatsApp barang bukti baju bekas impor sitaan yang dinarasikan untuk hadiah lebaran.

Hal tersebut terjadi saat seseorang memperlihatkan barang bukti kasus pakaian bekas impor alias thrifting yang akan diberikan baju lebaran dari barang bukti itu.

Merespon terkait dengan hal tersebut, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut pihaknya masih menelusuri kebenaran informasinya.

Dikutip dari PMJ News Ramadhan menekankan jika barang bukti hasil pengungkapan kasus dilarang untuk disalahgunakan.

Nantinya bila melanggar, tentunya sanksi akan menanti bagi mereka yang kedapatan tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Untuk diketahui, beberapa negara, impor baju bekas dari luar negeri telah menjadi topik kontroversial yang memicu debat di kalangan masyarakat dan pemerintah.

Bahkan banyak negara yang telah melarang impor baju bekas karena alasan kesehatan dan lingkungan termasuk yang digencarkan Indonesia baru-baru ini.

Salah satu alasan utama mengapa suatu negara melarang impor baju bekas adalah karena kandungan kimia berbahaya yang terdapat pada pakaian bekas tersebut.

Baju bekas seringkali telah dipakai oleh orang lain dan tidak diketahui bagaimana perawatannya sehingga dapat mengandung bahan kimia berbahaya.

Sebut saja bahan kimia yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan manusia utamanya barang yang sudah lama tidak digunakan.

Selain itu, beberapa negara juga mengklaim bahwa impor baju bekas dapat membawa masalah kesehatan yang serius seperti penyakit kulit dan infeksi bakteri.

Selain alasan kesehatan, alasan lingkungan juga menjadi faktor penting dalam melarang impor baju bekas.

Industri baju bekas yang semakin berkembang dapat mempengaruhi industri lokal suatu negara dan mengurangi kemampuan negara tersebut untuk memproduksi baju secara mandiri.

Selain itu, impor baju bekas juga dapat menghasilkan limbah dan polusi lingkungan yang tidak diinginkan.

Pakaian bekas yang tidak terjual seringkali dibuang dan membutuhkan waktu yang lama untuk terurai, menyebabkan masalah lingkungan yang serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Larangan Baju Bekas Impor Jadi Kontroversi, Begini Enam Cara Aman Memilihnya : Nomor 5 Bikin Geli

Larangan Baju Bekas Impor Jadi Kontroversi, Begini Enam Cara Aman Memilihnya : Nomor 5 Bikin Geli

| Senin, 20 Maret 2023 | 20:54 WIB

Larangan Penjualan Baju Bekas Impor di Indonesia, Masyarakat Perlu Tahu Tiga Dampak Hal Ini

Larangan Penjualan Baju Bekas Impor di Indonesia, Masyarakat Perlu Tahu Tiga Dampak Hal Ini

| Minggu, 19 Maret 2023 | 15:42 WIB

Belajar dari Anak Pedangdut Lilis Karlina yang Ditangkap Polisi : Orang Tua Perlu Tahu 5 Hal Ini

Belajar dari Anak Pedangdut Lilis Karlina yang Ditangkap Polisi : Orang Tua Perlu Tahu 5 Hal Ini

| Rabu, 15 Maret 2023 | 16:58 WIB

Senang dengan Thrifting, Ini Tips Aman Memilih Baju Agar Tetap Sehat

Senang dengan Thrifting, Ini Tips Aman Memilih Baju Agar Tetap Sehat

| Jum'at, 03 Maret 2023 | 21:30 WIB

Terkini

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Ramalan Zodiak 15 April 2026, Ini 4 Zodiak Paling Beruntung dan Panen Peluang Emas

Ramalan Zodiak 15 April 2026, Ini 4 Zodiak Paling Beruntung dan Panen Peluang Emas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 06:40 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka

Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026

Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026

Sport | Rabu, 15 April 2026 | 06:26 WIB

Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum

Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 06:23 WIB

Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim

Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 06:21 WIB

Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final

Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 06:15 WIB

Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah

Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 06:11 WIB