Tips Cegah Kenaikan Berat Badan Usai Lebaran

Purwokerto

Senin, 24 April 2023 | 21:25 WIB
Tips Cegah Kenaikan Berat Badan Usai Lebaran
ilustrasi diet ((pixabay))

PURWOKERTO.SUARA.COM Sebagian orang seringkali mengeluhkan berat badannya bertambah setelah lebaran. Hal tersebut lantaran berbagai menu seperti ketupat, opor ayam, rendang, juga aneka kue-kue kering selalu disantap tanpa henti.

Padahal pola makan setelah puasa sebulan penuh lalu tidak lagi berpuasa yang jadi pemicu naiknya berat badan secara drastis dan mendadak. Hal ini diunglapkan dokter spesialis gizi klinis dr. Nurul Ratna Mutu, M.Gizi.

"Karena asupannya banyak, makan tidak lagi dibatasi, dan yang utama adalah karena kita tidak mengubah gaya hidup dalam jangka waktu lama," jelas dokter Nurul dikutip dari Info Sehat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Berikut beberapa tips untuk mencegah berat badan naik akibat lebaran.

1. Puasa Syawal

Mengatasi kenaikan berat badan setelah lebaran dapat dilakukan dengan melaksanakan puasa sunnah Syawal selama enam hari. Selain menyehatkan, puasa sunnah Syawal juga memang sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad dan bisa jadi cara untuk membayar 'utang' puasa Ramadhan.

Menurut dokter Nurul, puasa menjadi cara membuat tubuh terbiasa dengan pola makan teratur dan tidak berlebihan.

2. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Konsumsi gizi seimbang dengan ada asuoan nutrisi makro nutrien, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Juga mikro nutrien, berupa vitamin dan mineral.

Dapat juga dengan memilih karbohidrat dari simber sehat dan tinggi serat, misalnya kurma untuk buka puasa sunnah maupun camilan. Juga protein yang bisa didapat dari tempe, telur, dan ayam.

3. Makan Sesuai Kaidah Isi Piringku

Konsep Isi Piringku merupakan aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Di mana satu piring setiap kali makan harus berisi 50 persen buah dan sayur, 25 persen karbohidrat, dan 25 persen protein. Selain itu juga minum harus dicukupi sebanyak 7-8 gelas per hari.

4. Batasi Konsumsi Gorengan

Gorengan mengandung karbohidrat dan tepung juga lemak jahat dari minyak. Jika per harj saja mengonsumsi 2-3 gorengan beserta nasi dan lauk pauk lainnya dapat mengganggu metabolisme tubuh. Badan sudah merasa kenyang, padahal nutrisi belum terpenuhi.

Akibatnya, massa otot akan turun, lebih mudah sakit, dan loyo. Bagi sebagian orang, hal itu bisa makin menyebabkan penurunan berat badan makin sulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Jateng Terjunkan Personel ke Tempat Wisata, Ada Apa?

Polda Jateng Terjunkan Personel ke Tempat Wisata, Ada Apa?

| Senin, 24 April 2023 | 21:21 WIB

Alami Kenaikan Signifikan, Mudik Lebaran Menggunakan Kapal Laut Tetap Jadi Alternatif

Alami Kenaikan Signifikan, Mudik Lebaran Menggunakan Kapal Laut Tetap Jadi Alternatif

| Senin, 24 April 2023 | 20:57 WIB

Dosen Unsoed Bagi Pengalaman Berlebaran di Australia, Ketupat Opor Menu Andalan

Dosen Unsoed Bagi Pengalaman Berlebaran di Australia, Ketupat Opor Menu Andalan

| Minggu, 23 April 2023 | 21:14 WIB

Terkini

Nadiem Tuding Kasus Chromebook Bermula dari Dendam Birokrasi: Banyak yang Periuk Nasinya Terganggu

Nadiem Tuding Kasus Chromebook Bermula dari Dendam Birokrasi: Banyak yang Periuk Nasinya Terganggu

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:37 WIB

12 Dosa di Jalan Raya yang Bikin STNK Kendaraanmu Mendadak Diblokir

12 Dosa di Jalan Raya yang Bikin STNK Kendaraanmu Mendadak Diblokir

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:36 WIB

Betrand Peto Bicara dari Hati, Minta Giorgio Antonio Bikin Rumah Baru untuk Sarwendah

Betrand Peto Bicara dari Hati, Minta Giorgio Antonio Bikin Rumah Baru untuk Sarwendah

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:36 WIB

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:35 WIB

Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes

Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:33 WIB

4 Skin Tint Lokal yang Bagus untuk Daily Makeup, Hasil Natural dan Anti Berat

4 Skin Tint Lokal yang Bagus untuk Daily Makeup, Hasil Natural dan Anti Berat

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:31 WIB

Viral Akrobat Bajing Loncat di Atas Truk Pupuk Berakhir di Balik Jeruji Polsek Panjang

Viral Akrobat Bajing Loncat di Atas Truk Pupuk Berakhir di Balik Jeruji Polsek Panjang

Lampung | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:26 WIB

Riwayat Pendidikan Dino Patti Djalal yang Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri

Riwayat Pendidikan Dino Patti Djalal yang Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:25 WIB

John Herdman Ingin Timnas Indonesia Bertemu Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

John Herdman Ingin Timnas Indonesia Bertemu Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:24 WIB

Timnas Iran Piala Dunia 2026, Sardar Azmoun Dicoret Akibat Kritik Politik di Media Sosial

Timnas Iran Piala Dunia 2026, Sardar Azmoun Dicoret Akibat Kritik Politik di Media Sosial

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:23 WIB