Di tengah kebanggannya itu, Septian mengaku prihatin. Pasalnya, musik keroncong saat ini masih kurang diminati oleh generasi milenial.
Septian mengaku, untuk mencari teman berlatih keroncong, sangat susah sekali. Namun dengan telaten, Septian meyakinkan kepada teman-temannya, bahwa musik keroncong itu asyik, sampai akhirnya kini banyak teman-teman Septian yang menggeluti musik keroncong.
"Saya sangat bersyukur bisa menularkan minat menggeluti musik keroncong kepada generasi milenial. Ini sebagai upaya melestarikan seni keroncong, agar tidak punah," ujar Septian yang hobby traveling ini.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FT Unsoed, Dr Nurul Hidayat, S.Pt, M.Kom mengapresiasi prestasi yang diraih Septian Arifudin.
"Saya bangga atas kiprah Septian Arifudin yang gigih melestarikan musik keroncong, di tengah minat anak muda yang kurang terhadap seni keroncong," ujar Nurul Hidayat. (Irumacezza)