Pemkab Kebumen Tutup Sumber Mata Air Buntut 37 Warga Terpapar Bakteri E-coli di Desa Giripurno

Purwokerto

Rabu, 17 Mei 2023 | 09:05 WIB
Pemkab Kebumen Tutup Sumber Mata Air Buntut 37 Warga Terpapar Bakteri E-coli di Desa Giripurno
Pengecekan air oleh Pemkab Kebumen setelah warga terapar bakteri E Coli

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Sebanyak 37 warga Kabupaten Kebumen, khususnya yang berada di Desa Giripurno, Kecamatan Karanganyar terkena bakteri E-coli dengan gejala diare akut. Kasus tersebut telah ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen, dan semua sudah dinyatakan sembuh.


Untuk memastikan bakteri itu tidak menyebar lagi ke warga masyarakat, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto langsung memimpin rapat penanganan bakteri E-coli di Balai Desa Giripurno bersama, Dinkes, Dinas PUPR, BPBD, PDAM, aparatur kecamatan dan desa serta dari unsur TNI/Polri.


Bupati menyampaikan rasa keprihatinan atas temuan bakteri E-coli yang menyerang warga Desa Giripurno.

Atas kejadian tersebut, pihaknya memutuskan untuk melakukan beberapa langkah penanganan, yakni menutup sementara sumber mata air yang digunakan oleh 37 warga tersebut.


"Berdasarkan hasil uji laboratorium bakteri E-Coli itu disinyalir bersumber dari empat sumber mata air yang berasal dari lahan Perhutani. Kita sudah minta untuk dilakukan penutupan sementara karena harus dilakukan penanganan," ujar Bupati di Balai Desa Giripurno, Selasa (16/5).


Bisa jadi, kata Bupati, bakteri itu akibat dari kotoran hewan liar, sebab lahan Perhutani di Giripurno diketahui masih banyak bintang monyet liar dan babi hutan.

Untuk sumber-sumber air tersebut masih terus dilakukan uji lab, sekaligus dengan pemberian obat kaporit.


Selain menggunakan sumber mata air dari lahan Perhutani, warga Giripurno juga menggunakan air yang bersumber dari Pamsimas dengan cara dibor di kedalaman 100 meter.

Namun, berdasarkan hasil lab, air yang bersumber dari Pamsimas aman dari bakteri, begitu juga air-air dari sumur warga.

baca juga


"Kita sudah minta agar sumber-sumber air tadi untuk diberikan kaporit secara kontinue/terus menerus seperti proses penyaringan air yang dilakukan PDAM, agar bakteri-bakteri itu mati, tidak berkembang," terangnya.


Untuk sumber air yang ditutup sementara, nanti kebutuhan air warga akan disuplai dari air Pamsimas yang sudah dipastikan aman. Sebab, di Pamsimas sendiri rutin dilakukan pengecekan kondisi air.

Meski begitu agar lebih aman, Bupati meminta masyarakat merebus air untuk minum hingga mendidih.


"Agar lebih aman, saya harap masyarakat ketika merebus air untuk minum setelah mendidih itu ditunggu sampai tiga menit, Inysa Allah bakteri E-coli dan coliform mati," terangnya.


Bupati juga berharap kepada masyarakat agar betul-betul menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang air besar sembarangan, menjauhkan sumber mata air dari kadang ternak. Ia menyebut kadar E-coli di Giripurno sangat tinggi yakni 158, padahal ambang batasnya hanya 50.


Sementara itu, Kades Giripurno Parsum mengatakan, temuan kasus bakteri E-coli di desanya bermula ketika ada anak-anak yang dilaporkan terkena diare akut. Anak tersebut langsung dilakukan penanganan di Puskesmas pada 6 Mei kemarin. Namun kasus diare massal itu bertambah banyak.


"Setelah itu grafiknya terus naik, tanggal 7 Mei ada lagi empat, kemudian puncaknya tanggal 10 ada delapan kasus, kemudian tambah-tambah terus sampai 37 kasus, semua sudah dilakukan penanganan dan alhamdulillah sudah sembuh," terangnya.


Terkait adanya kabar satu orang warga yang meninggal karena E-coli, pihaknya memastikan itu tidak benar, karena satu warganya yang meninggal diketahui karena gagal ginjal. Pihaknya pun ikut arahan pemerintah daerah dalam penanganan kasus ini. 


"Kalau untuk penanganan sepenuhnya kami ikut arahan dari pemerintah daerah. Soal kabar meninggalnya warga kami itu bukan karena E-coli, tapi ada riwayat gagal ginjal," ucapnya. (Irumacezza) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengintip Kepolosan Imaji Anak Lewat Pameran Menggambar Anak Bertajuk 'Polos' di Purbalingga

Mengintip Kepolosan Imaji Anak Lewat Pameran Menggambar Anak Bertajuk 'Polos' di Purbalingga

Purwokerto | Rabu, 17 Mei 2023 | 07:43 WIB

Lirik Lagu Coldplay Berjudul The Scientist

Lirik Lagu Coldplay Berjudul The Scientist

Purwokerto | Selasa, 16 Mei 2023 | 22:33 WIB

Final Seagames 2023, Medali Emas untuk Timnas Indonesia, Menang 5-2 Atas Thailand

Final Seagames 2023, Medali Emas untuk Timnas Indonesia, Menang 5-2 Atas Thailand

Purwokerto | Selasa, 16 Mei 2023 | 22:20 WIB

Terkini

Klub Super League Wajib Pakai Pelatih Lokal Mulai Musim 2026/2027

Klub Super League Wajib Pakai Pelatih Lokal Mulai Musim 2026/2027

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 14:46 WIB

55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:36 WIB

Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup

Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup

Jakarta | Senin, 22 Juni 2026 | 14:35 WIB

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:31 WIB

Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn

Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 14:31 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot

Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot

Entertainment | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB