Turunkan Kemiskinan dan Percepat Penanganan Stunting , Ini yang Dilakukan Pemkab Banjarnegara

Purwokerto | Suara.com

Jum'at, 16 Juni 2023 | 13:32 WIB
Turunkan Kemiskinan dan Percepat Penanganan Stunting , Ini yang Dilakukan Pemkab Banjarnegara
peluncuran program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting di Desa Petuguran

SUARA.PURWOKERTO.COM, BANJARNEGARA – Sebanyak 44 desa di 14 Kecamatan di Kabupaten Banjarnegara termasuk kategori Miskin Ekstrem.

Hal tersebut dikemukakan Pj Bupati Banjarnegara Tri Hasto Widirahmanto saat meluncurkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting di Desa Petuguran, Kecamatan Punggelan pada Kamis 15 Juni 2023.

“Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting Kabupaten Banjarnegara pada 2022 adalah 22,2 %,” ujarnya.

Tri Hasto menjelaskan, jumlah tersebut masih tinggi dibandingkan target nasional yaitu 14% pada Tahun 2024 dengan target harus tuntas pada tahun tersebut.

“Kondisi ini tentu membutuhkan effort atau usaha yang lebih dari kita semua secara konvergen, holistik, integratif dan berkualitas, mengingat waktu yang tersedia semakin pendek,” lanjutnya.

Lebih jauh Pj Bupati menjelaskan, penurunan angka kemiskinan dan percepatan penurunan stunting tidak hanya melihat angka statistik saja.

 “Peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan komitmen dari kita bersama dari lubuk hati yang terdalam sebagai bentuk pengabdian kita kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Tri Harso berpesan kepada para Camat, Kepala Puskesmas, Koordinator Penyuluh KB, Kepala Desa, Ketua TPPS Desa (Ketua TP PKK Desa) dan Tim Pendamping Keluarga yang akan mendampingi dan memantau proses pemberian makanan tambahan untuk bersungguh-sungguh melakukan tugasnya.

“Pastikan bahwa makanan tambahan tersebut benar-benar dikonsumsi balita dimaksud dan setelah itu buat evaluasi secara berkala untuk laporan progresnya,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dispermades PPKB, Hendro Cahyono mengatakan program PMT ini diperuntukkan untuk 120 anak yang tersebar di 14 kecamatan dan 35 desa.

“Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa makanan lokal dengan menu yang telah disusun oleh Ahli Gizi dari Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, PMT tersebut diberikan selama 90 hari dengan nilai Rp. 20 ribu per anak/hari.

Selain itu, evaluasi perkembangan balita akan dilakukan setiap minggu, balita stunting tersebut akan ditimbang berat badan serta tinggi badan. 

“Kami optimis, apabila program PMT ini dilakukan secara berkesinambungan maka akan berhasil menurunkan angka stunting di Banjarnegara,” lanjut Hendro.

Hal senada diungkapkan Camat Punggelan Mohamad Julianto yang menyampaikan apresiasi dan terimakasih pemerintah Kabupaten Banjarnegara yang peduli dan tanggap terhadap permasalahan di wilayah terutama dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem dan stunting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pj Bupati Banjarnegara Lepas Calon Jemaah Haji, Ini Pesan yang Disampaikan

Pj Bupati Banjarnegara Lepas Calon Jemaah Haji, Ini Pesan yang Disampaikan

| Jum'at, 16 Juni 2023 | 10:05 WIB

Sosok Rowi, Pembina Pramuka MAN 2 Banjarnegara Terbaik se Jawa Tengah

Sosok Rowi, Pembina Pramuka MAN 2 Banjarnegara Terbaik se Jawa Tengah

| Kamis, 15 Juni 2023 | 22:25 WIB

Polres Banjarnegara Gelar Doa Lintas Agama, Ini yang Diharapkan

Polres Banjarnegara Gelar Doa Lintas Agama, Ini yang Diharapkan

| Kamis, 15 Juni 2023 | 21:48 WIB

Terkini

Rekomendasi Parfum Brand Lokal yang Cocok Dipakai Saat Berkebaya

Rekomendasi Parfum Brand Lokal yang Cocok Dipakai Saat Berkebaya

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 14:06 WIB

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:06 WIB

Apakah Ada Cushion di Indomaret? Ini 5 Rekomendasi Terbaik dan Harganya

Apakah Ada Cushion di Indomaret? Ini 5 Rekomendasi Terbaik dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:05 WIB

Rp1,6 Miliar, Produk Kelapa dan UMKM Sumsel Tembus Pasar China hingga Prancis

Rp1,6 Miliar, Produk Kelapa dan UMKM Sumsel Tembus Pasar China hingga Prancis

Sumsel | Rabu, 22 April 2026 | 14:05 WIB

Hyundai IONIQ 3 Hatchback Listrik dengan Jarak Tempuh Tembus 496 Km

Hyundai IONIQ 3 Hatchback Listrik dengan Jarak Tempuh Tembus 496 Km

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 14:05 WIB

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:03 WIB

5 Jenis Kendaraan Ini yang Ternyata Tidak Perlu Bayar Pajak Tahunan

5 Jenis Kendaraan Ini yang Ternyata Tidak Perlu Bayar Pajak Tahunan

Sumut | Rabu, 22 April 2026 | 14:02 WIB

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:02 WIB

Ong Seong Wu Bergabung dengan Park Eun Bin dan Yang Se Jong di Spellbound

Ong Seong Wu Bergabung dengan Park Eun Bin dan Yang Se Jong di Spellbound

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 14:01 WIB

Perempuan di Balik Konservasi, Cerita Rahayu Oktaviani 17 Tahun Dedikasikan Diri untuk Owa Jawa

Perempuan di Balik Konservasi, Cerita Rahayu Oktaviani 17 Tahun Dedikasikan Diri untuk Owa Jawa

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:00 WIB