Viral Video Fenomena Es di Dieng, Begini Tanggapan BMKG Semarang

Purwokerto | Suara.com

Senin, 26 Juni 2023 | 07:36 WIB
Viral Video Fenomena Es di Dieng, Begini Tanggapan BMKG Semarang
Viral Video Fenomena Es di Dieng

SUARA.PURWOKERTO.COM - Viralnya pemberitaan fenomena es yang melekat pada tanaman kubis yang disampaikan oleh https://twitter.com/pendakilawas/status/1672513574504382464, berikut pernyataan resmi yang dapat disampaikan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang.

Secara meteorologi, fenomena tersebut dikenal sebagai frost atau embun beku yang berbeda dengan salju yang terbentuk sebagai partikel presipatasi di atmosfer, embun beku merupakan fenomena munculnya butiran es di permukaan. 

Alih-alih embun beku, masyarakat lebih mengenal fenomena tersebut sebagai embun upas. 

Secara klimatologis, tekanan udara pada periode Juni-Juli-Agustus (JJA) lebih tinggi di Benua Australia (tekanan tinggi) dibandingkan Benua Asia (tekanan rendah). 

Angin yang berhembus dari Australia menuju Asia melewati Indonesia umumnya menandai dimulainya periode musim kemarau seiring dengan aktifnya monsun Australia.

Pada musim kemarau, tutupan awan sangat minimum, sehingga tidak heran jika pada siang hari, matahari akan terasa sangat terik diiringi dengan peningkatan suhu udara. 

Hal tersebut karena tidak ada objek di langit yang menghalau sinar matahari, sehingga penyinaran matahari yang notabene merupakan gelombang pendek menjadi maksimum pada siang hari.

Sama halnya dengan siang hari, radiasi yang dipancarkan balik oleh permukaan bumi pada malam hari juga optimum karena langit bebas dari tutupan awan. 

Pancaran radiasi gelombang panjang dari bumi ini diiringi dengan penurunan suhu yang signifikan pada malam hari, dan mencapai puncaknya pada saat sebelum matahari terbit (waktu dimana suhu minimum umumnya tercapai).
Berbeda dengan dataran rendah, kelembapan udara cukup tinggi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi. Kelembapan udara yang tinggi merupakan indikasi bahwa udara di wilayah tersebut memiliki kadar air yang tinggi.

Penurunan suhu yang terjadi secara kontinyu sejak malam hari ini menyebabkan embun yang semula terbentuk dan menyelimuti rumput, dedaunan, atau tanaman tidak membeku.

Fenomena tersebut bukanlah kejadian luar biasa dan umumnya terjadi mendekati musim kemarau (Juni - September). 

Terkadang, fenomena ini juga terjadi pada Bulan Mei, namun mulai intens dan sering diamati mulai Bulan Juni dan puncaknya di Bulan Agustus.

Fenomena ini merupakan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, terutama yang memiliki hobi naik gunung dan ingin berwisata untuk menyaksikan embun upas secara langsung. 

Diimbau kepada para wisatawan yang ingin berkunjung selama periode Juni-September untuk mengenakan pakaian yang disesuaikan dengan kondisi setempat, seperti jaket tebal/mantel, sarung tangan, kaus kaki, dan sepatu agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan selama berwisata.

Perlu diketahui pada waktu-waktu tertentu suhu udara di kawasan dataran Dieng dapat berada dibawah 0°C.***alwan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tikako Banjarnegara, Tempat Nongkrong Asik dan Viral Referensi Liburan Keluarga

Tikako Banjarnegara, Tempat Nongkrong Asik dan Viral Referensi Liburan Keluarga

| Minggu, 25 Juni 2023 | 20:43 WIB

Diikuti Ratusan Anggota Pramuka, Berikut Jadwal dan Rangkaian Kegiatan Gladi Widya 2023

Diikuti Ratusan Anggota Pramuka, Berikut Jadwal dan Rangkaian Kegiatan Gladi Widya 2023

| Minggu, 25 Juni 2023 | 17:24 WIB

10 Relawan PMI Banjarnegara Ikuti Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam di Brebes

10 Relawan PMI Banjarnegara Ikuti Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam di Brebes

| Minggu, 25 Juni 2023 | 09:42 WIB

Terkini

Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang

Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 17:29 WIB

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:27 WIB

Pengusaha Terjebak Perangkap Sindikat di Gresik: Pelakunya Mahasiswa hingga Residivis

Pengusaha Terjebak Perangkap Sindikat di Gresik: Pelakunya Mahasiswa hingga Residivis

Jatim | Kamis, 30 April 2026 | 17:27 WIB

Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker

Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 17:26 WIB

Update Kebakaran Apartemen Mediterania: Pemadaman Tuntas, Tim Damkar Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Update Kebakaran Apartemen Mediterania: Pemadaman Tuntas, Tim Damkar Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:22 WIB

KPK Selidiki Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing

KPK Selidiki Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing

Video | Kamis, 30 April 2026 | 17:16 WIB

Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?

Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB

Sempat Kirim Pesan ke Istri Lalu Menghilang, Pria di Lampung Utara Ditemukan Meninggal

Sempat Kirim Pesan ke Istri Lalu Menghilang, Pria di Lampung Utara Ditemukan Meninggal

Lampung | Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB

Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya

Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:09 WIB