Bupati Kebumen Klaim Daerahnya Surplus Beras, Efeknya ke Petani?

Purwokerto Suara.Com
Rabu, 05 Juli 2023 | 22:45 WIB
Bupati Kebumen Klaim Daerahnya Surplus Beras, Efeknya ke Petani?
Panen raya padi di Kebumen

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN- Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih melaksanakan panen raya percontohan pertanian cerdas iklim (strategic irrigation moderenization and urgent rehabilitation project).

Kegiatan itu dibarengkan dengan kegiatan hari temu lapang (Farmer Field Day) di Desa Kamulyan, Kuwarasan.

Hari Temu Lapang merupakan salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan antar petani, peneliti, dan penyuluh untuk saling tukar-menukar informasi tentang teknologi pertanian yang diterapkan dan mendapatkan umpan balik dari petani mengenai masalah dan hambatan yang dihadapi.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Kepala Bidang Penyuluhan dan Bina Usaha, Dani Ramdani Harun.

Bupati mengklaim Kebumen selalu mengalami surplus beras. Pola pertanian yang dikembangkan masyarakat juga semakin maju dengan menggunakan alat pertanian modern, antara lain berupa Combain Harvester yang dibeli menggunakan Dana Desa.

Bupati berharap hasil panen tersebut bisa diolah dengan mesin Rice Milling Unit (RMU) di Kutowinangun sehingga lebih optimal hasilnya.

"Kita harapkan padi yang baru dipanen bisa dibawa ke RMU Kutowinangun, untuk dikeringkan sekaligus digiling karena di sana alatnya sudah modern, gabah yang baru dipanen pun bisa langsung dikeringkan, tidak harus dijemur," ujar Bupati

RMU atau sentra pengolahan padi modern di Kutowinangun disebut lebih efisien dan lebih murah.

Nantinya, pemerintah daerah bakal mengandeng BUMD Aneka Usaha untuk mengelola padi dari petani agar bisa digiling ke RMU.

Baca Juga: Polres Purbalingga Bongkar Kasus Narkoba, Satu Tersangka Ditangkap

"Dengan adanya corporate farming yang bekerjasama dengan BUMD Aneka Usaha Kebumen Jaya, gabah kering yang di MT 1 dijual dengan harga Rp.4.700 – 4.800 per Kg. Atau di MT 2 ini minimal akan meningkat menjadi  Rp.5.300 per kilogram," ungkapnya. (Irumacezza) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI