PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA – Taman Gringsing berlokasi di sebelah Polsek Purbalingga Kota, sekitar 700 meter dari Alun-alun Purbalingga. Taman yang diresmikan Bupati Triono Budi Sasongko ini sempat terbengkalai dan kini mulai mendapat perhatian pemerintah.
Taman Gringsing, sesuai namanya, berada di tepi sungai Gringsing. Taman yang diresmikan bertepatan dengan hari ibu, 22 Desember 2003 ini memiliki keindahan panorama curug Sungai Gringsing.
Melihat potensi ini, Bupati Triono kala itu membangun lokasi itu hingga menjadi taman, ruang publik yang cantik untuk warga Purbalingga.
Namun perlahan kecantikan taman Gringsing pudar setelah pemerintah tak lagi memberi perhatian. Wahana bermain anak mulai lapuk dan sungai Gringsing dibiarkan kotor hingga sedimen menggunung.
Setelah 20 tahun berlalu, Taman Gringsing akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah. Dialah Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, yang tak lain anak pertama Triono Budi Sasongko yang berinisiatif membersihkan endapan sungai Gringsing.
Pemkab berniat mengoptimalkan Taman Gringsing menjadi wahana hiburan dan bersantai masyarakat Purbalingga. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purbalingga, pembersihan Taman Gringsing dimulai.
Pembersihan ini diperkirakan memakan waktu satu minggu mulai hari Jumat (14/07/2023). Pembersihan Taman Gringsing berjalan setiap hari selama seminggu dengan melibatkan sekitar 30 orang pekerja.
Kepala DLH Purbalingga, Bambang Triyono mengatakan, saking lamanya tidak dibersihkan, sedimen sungai Taman Gringsing menjadi tampak menggunung. Kurang lebih ada 250 kubik material pasir dan tanah yang harus diangkat dan digelontorkan.
“Kami tidak bisa menggunakan alat berat seperti excavator, dikarenakan tempatnya tidak memungkinkan sehingga kita menggunakan secara manual, yakni dengan tenaga manusia. Disamping itu juga kita menggunakan alat penyemprot guna menggelontor material yang ada,” katanya.
Baca Juga: Dewi Perssik Ngamuk Honor Manggungnya Disebut Lebih Murah Ketimbang Lesti Kejora
Bambang berharap, selain bisa menambah keindahan Taman Gringsing, pembersihan juga diharapkan memperlancar aliran arus air saat musim penghujan. Semakin indahnya Taman Gringsing bisa menjadi tempat favorit untuk rekreasi murah masyarakat Purbalingga.
“Ke depan kita juga akan berkoordinasi dengan Dinkominfo untuk pemasangan WiFi Publik di tiap-tiap taman yang ada, seperti Taman Bojong, Taman Karangsentul, dan Taman Gringsing,” ucapnya.***