Mengingat Kembali Sejarah Pertumpahan Darah 27 Juli 1996: Peristiwa Tragis Partai PDI yang Mengguncang Indonesia

Purwokerto

Sabtu, 22 Juli 2023 | 22:35 WIB
Mengingat Kembali Sejarah Pertumpahan Darah 27 Juli 1996: Peristiwa Tragis Partai PDI yang Mengguncang Indonesia
Pertumpahan darah tahun 1996 (Tangkapan layar CNN Indonedia)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Pertumpahan darah tahun 1996 terkait partai PDI (Partai Demokrasi Indonesia) merupakan salah satu peristiwa tragis yang mengguncang Indonesia. 

Peristiwa ini dikenal sebagai Kuda Tuli yang terkait dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan terjadi pada masa pemerintahan Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto.

Konflik ini mencatatkan babak kelam dalam sejarah politik Indonesia dan menandai pecahnya persatuan dalam partai tersebut.

Pada tahun 1996, Indonesia berada di tengah-tengah suasana politik yang panas jelang pemilihan umum (pemilu). 

Partai-partai politik bersaing ketat untuk merebut kekuasaan. Di tengah situasi ini, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) menjadi saksi bagi pecahnya persatuan internalnya.

PDI merupakan partai yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan politik Indonesia. Partai ini didirikan pada 10 Januari 1973 oleh Megawati Soekarnoputri, putri dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno. 

Salah satu partai oposisi terhadap rezim Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto. Namun, pada masa itu, PDI diberikan peluang oleh penguasa untuk ikut serta dalam politik dengan syarat patuh pada aturan yang ditetapkan oleh penguasa.

Peristiwa Pertumpahan Darah 1996

Pada tanggal 27 Juli 1996, pertumpahan darah terjadi di gedung PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta. 

baca juga

Saat itu, ada dua kubu yang berseteru di dalam partai, yaitu kelompok yang mendukung Megawati Soekarnoputri (yang waktu itu menjabat sebagai ketua umum PDI) dan kelompok yang mendukung Soerjadi, seorang politisi yang diangkat oleh penguasa Orde Baru sebagai ketua umum baru PDI melalui kongres yang kontroversial.

Konflik ini semakin memuncak ketika Megawati, yang saat itu telah menjabat sebagai ketua umum PDI selama dua periode sejak 1993, dicopot dari jabatannya melalui kongres luar biasa yang dinilai curang. 

Hasilnya, Soerjadi diangkat sebagai ketua umum baru, yang kemudian diakui oleh penguasa Orde Baru.

Puncak pertumpahan darah terjadi ketika pasukan keamanan dikerahkan oleh penguasa Orde Baru untuk membubarkan demonstrasi yang berlangsung di gedung PDI. 

Bentrokan antara pasukan keamanan dengan para pendukung Megawati menyebabkan terjadinya kerusuhan dan aksi kekerasan. Tidak sedikit korban tewas dan luka-luka akibat insiden tersebut.

Peristiwa pertumpahan darah tahun 1996 mengakibatkan dampak yang sangat besar dalam politik Indonesia. Berikut adalah beberapa akibat yang ditimbulkannya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korupsi Terjadi di Pusat Hinaga Daerah, Pakar Hukum: Aspirasi Harus Lebih Didengar

Korupsi Terjadi di Pusat Hinaga Daerah, Pakar Hukum: Aspirasi Harus Lebih Didengar

News | Selasa, 20 Juni 2023 | 10:13 WIB

Kecurangannya Dibongkar Mahfud MD, Ini Perbedaan Pemilu Zaman Orde Baru dan Sekarang

Kecurangannya Dibongkar Mahfud MD, Ini Perbedaan Pemilu Zaman Orde Baru dan Sekarang

Kotak Suara | Kamis, 25 Mei 2023 | 11:15 WIB

25 Tahun Lengsernya Orba, Aktivis 98: Negara Belum Sepenuhnya Penuhi Tuntutan Reformasi

25 Tahun Lengsernya Orba, Aktivis 98: Negara Belum Sepenuhnya Penuhi Tuntutan Reformasi

News | Selasa, 23 Mei 2023 | 05:53 WIB

Belajar dari Orba, Aktivis Singgung Karir Politik Jokowi

Belajar dari Orba, Aktivis Singgung Karir Politik Jokowi

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 17:55 WIB

Jepang Nan Jauh di Mata, Pulau Buru Terkenang Sepanjang Hayat

Jepang Nan Jauh di Mata, Pulau Buru Terkenang Sepanjang Hayat

News | Senin, 08 Mei 2023 | 20:01 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×