15 Km dari Alun-alun Purwokerto, Ada Wisata Baru dengan Keindahan Surgawi di Kaki Gunung Slamet

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 08 Agustus 2023 | 05:48 WIB
15 Km dari Alun-alun Purwokerto, Ada Wisata Baru dengan Keindahan Surgawi di Kaki Gunung Slamet
Suasana tempat wisata baru si kaki gunung Slamet, Limpakuwus, Sumbang, Banyumas beberapa waktu yang lalu. (Foto: Dokumentasi Pemkab Banyumas)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Jika bosan dengan wisata buatan di kota, Banyumas kini punya alternatif wisata alam lain selain Baturraden. Wisata ini bisa ditempuh sekitar 15 Km dari Alun-alun Banyumas.

Wisata di kawasan Desa Limpakuwus, Sumbang, Banyumas ini menawarkan kesejukan udara pegunungan, panorama indah pepohonan hutan, dan kenikmatan kuliner dari kafe yang tersedia.

Wisata ini baru saja diresmikan Bupati Banyumas Achmad Husein, Sabtu 5 Agustus lalu. Jadi masih 'kinyis-kinyis'. Meski demikian, dasilitas yang tersedia sudah lengkap karena sudah soft opening beberapa waktu sebelumnya.

Destinasi wisata baru ini bernama Safari See to Sky. Dari tempat wisata ini bisa langsung memandang langit luas dan hamparan hutan kaki gunung Slamet yang agung.

Lokasinya berada di tengah hutan di jalan penghubung antara Baturraden, Banyumas menuju Serang, Purbalingga. Meski lewat kawasan Baturraden, tetapi secara administratif berada di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang.

Sebelum diresmikan tempat wisata ini sudah melakukan soft opening dan sudah ada beberapa pejabat yang mampir dan merasakan kesejukannya. Salah satunya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Apa sih yang ditawarkan dari Safari See to Sky?

Jelas suasananya yang sejuk dengan dikelilingi pepohonan hutan. Suasana yang demikian juga dilengkapi dengan dua kafe. Kafe pertama adalah adalah Cafe G7 dan Safari Cafe & Resto. 

Untuk Safari Cafe & Resto berada di dalam kompleks Safari See to Sky dengan panorama yang memikat. Sejauh mata memandang adalah hutan yang menghijau dan perbukitan. Sesekali kabut juga menutupi pepohonan sehingga suasana menjadi sejuk bahkan dingin. 

Sedangkan Cafe 7G berada di seberang jalan Safari See to Sky adalah sebuah kafe yang berada persis di antara rerimbunan pohon. Pengunjung yang datang dipastikan bisa langsung menghirup oksigen yang dihasilkan pepohonan yang menjulang tinggi.

Saat peluncuran, Direktur Utama PT Safari Hutama Alam Wisata Guno Purtopo menjelaskan bahwa salah satu fokus pembangunan di Banyumas adalah pariwisata dan ekonomi kreatif

“Paling penting sebetulnya adalah kolaborasi. Pengembangan wisata tidak bisa sendiri, namun juga harus berbarengan atau kolaborasi dengan kabupaten lainnya. Misalnya wisata di lereng Gunung Slamet, tidak hanya Banyumas, namun bisa dikolaborasikan dengan Purbalingga, Pemalang, Tegal dan Brebes. Ini bisa  dilakukan agar wisata bisa berkembang seperti di Jogja, Bali atau Bandung,” ujarnya.

Potensi Banyumas dan sekitarnya harus diangkat. Selain wisata alam, Banyumas mempunyai kultur dan budaya yang khas, berbeda dengan Yogyakarta. 

“Ini dapat terus diangkat untuk memajukan pariwisata di Banyumas dan sekitarnya,” katanya.

Dia berharap Safari See to Sky mampu menjadi titik yang lebih serius untuk membangun kebersamaan dalam memajukan pariwisata. Khusus Safari See to Sky, pihaknya akan mengembangkan glamping di lokasi tersebut. 

Sementara usai meresmikan destinasi Safari See to Sky, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan salah satu sektor yang secara cepat mampu mengangkat pendapatan daerah adalah pariwisata. 

“Jangan lupa juga ya, jalan dari Baturraden sampai ke sini yang membangun Pak Ganjar. Ke depan, jalan ini akan dilanjutkan pembangunannya ke Serang, Purbalingga,” tuturnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuma 4,4 Km dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Pusat Perbelanjaan Ini jadi Jujugan Warga Jaktim: Masuk Destinasi Liburan Tengah Kota!

Cuma 4,4 Km dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Pusat Perbelanjaan Ini jadi Jujugan Warga Jaktim: Masuk Destinasi Liburan Tengah Kota!

| Selasa, 08 Agustus 2023 | 05:07 WIB

Jaraknya 11 Km dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Hotel Termewah di Semarang Ini Miliki Filosofi Arsitektur yang Mendalam: Coba Tebak?

Jaraknya 11 Km dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Hotel Termewah di Semarang Ini Miliki Filosofi Arsitektur yang Mendalam: Coba Tebak?

| Senin, 07 Agustus 2023 | 21:42 WIB

Cuma 8,1 Km dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pusat Perbelanjaan Ini Miliki Fasilitas Lengkap: Ada Apa Saja?

Cuma 8,1 Km dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pusat Perbelanjaan Ini Miliki Fasilitas Lengkap: Ada Apa Saja?

| Senin, 07 Agustus 2023 | 20:55 WIB

Jaraknya 26 Km dari Bandara Internasional Juanda, Hotel Mewah Langganan Sultan Ini Miliki Fasilitas Lengkap: Harga Kamarnya Bikin Baper!

Jaraknya 26 Km dari Bandara Internasional Juanda, Hotel Mewah Langganan Sultan Ini Miliki Fasilitas Lengkap: Harga Kamarnya Bikin Baper!

| Senin, 07 Agustus 2023 | 18:45 WIB

Terkini

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:30 WIB

Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api

Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:28 WIB

MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar

MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:23 WIB

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:18 WIB

Babak Akhir Siwalan Party: Hukuman untuk 25 Terdakwa Pesta Gay Surabaya

Babak Akhir Siwalan Party: Hukuman untuk 25 Terdakwa Pesta Gay Surabaya

Jatim | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

Eksploitasi Luka Pribadi: Menyoroti Sisi Gelap Tren Sadfishing di Medsos

Eksploitasi Luka Pribadi: Menyoroti Sisi Gelap Tren Sadfishing di Medsos

Your Say | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi

KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:09 WIB

Tragedi Carok di Lumajang: Istri Korban Sebut Ada Eksekutor Ketiga yang Habisi Suaminya Secara Keji

Tragedi Carok di Lumajang: Istri Korban Sebut Ada Eksekutor Ketiga yang Habisi Suaminya Secara Keji

Jatim | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:06 WIB

Kala Kota jadi Ruang Sepi: Membaca Antologi Apakah Kota Ini Kamar Tidurku?

Kala Kota jadi Ruang Sepi: Membaca Antologi Apakah Kota Ini Kamar Tidurku?

Your Say | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:05 WIB