purwokerto

Sekitar 161,2 Km dari Bandara Internasional Silangit Tapanuli Utara, Rumah Sakit Milik Pemkot Tanjung Balai Ini Mangkrak: Korupsi jadi Biang Keladi!

Purwokerto Suara.Com
Senin, 21 Agustus 2023 | 15:57 WIB
Sekitar 161,2 Km dari Bandara Internasional Silangit Tapanuli Utara, Rumah Sakit Milik Pemkot Tanjung Balai Ini Mangkrak: Korupsi jadi Biang Keladi!
Ilustrasi rumah sakit terbengkalai di Kota Tanjung Balai berjarak 161,2 Km dari Bandara Internasional Silangit Tapanuli Utara. ((Foto. Unsplash.com - Jon Butterworth))

PURWOKERTO.SUARA.COM - Beragam inisiasi pembangunan tidak selamanya berbuah manis dengan menyiksakan baanguan megah yang tepat guna ada juga yang justru mangkrak.

Sebut saja gedung proyek mangkrak RSUD Kota Tanjung Balai berjarak 161 Km dari Bandara Internasional Silangit Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Bahkan tempat ini telah menjadi salah satu simbol kegagalan dalam pelaksanaan proyek pembangunan publik yang didanai uang pemerintah.

Berdiri sebagai saksi bisu dari ambisi dan harapan yang pupus, gedung itu kini menggambarkan cerita yang tak hanya tentang kegagalan saja tetapi juga masalah tentang keserakahan manusia.

Dikutip dari Kanal YouTube Bucin TV pada Senin 21 Agustus 2023, awalnya, proyek gedung RSUD Type C di Kota Tanjung Balai direncanakan dengan niat baik untuk memberikan layanan kesehatan.

Tentu agar semuanya lebih baik kepada masyarakat setempat yang ada di Kota Tanjung Balai. Namun, karena korupsi proyek ini terhenti pada tahun 2010.

Sejak itu, gedung tersebut hanya menjadi bangunan yang terbengkalai. Banyak pemberitaan dan spekulasi tentang alasan di balik terhentinya proyek tersebut.

Salah satu yang kerap disorot adalah kemungkinan adanya tindak korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Tanjung Balai yang telah menyebabkan proyek ini mangkrak.

Korupsi merupakan masalah serius yang merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan terhadap pemerintahan.

Baca Juga: Mars Cup 2023 Sokanandi Banjarnegara, Arsendo Lakoni Partai Hidup Mati Tantang Irgumba FC

Gedung mangkrak tersebut menjadi simbol ironi, di mana harapan dan manfaat yang semestinya diberikan oleh proyek pembangunan justru tak pernah terealisasi.

Masyarakat yang seharusnya mendapatkan pelayanan kesehatan lebih baik dari rumah sakit tersebut harus menghadapi kenyataan bahwa proyek itu hanya berupa bangunan mangkrak.

Kasus seperti ini memberikan pelajaran penting tentang pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan dalam pelaksanaan proyek pembangunan.

Tanggung jawab moral terhadap masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam segala tahapan proyek.

Tindakan pencegahan korupsi dan penerapan praktik manajemen yang baik menjadi hal yang tak bisa diabaikan.

Semoga bangunan gedung mangkrak ini tidak hanya menjadi pengingat tentang kegagalan, tetapi juga mendorong perubahan positif dalam hal pengelolaan proyek publik di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI