Tak hanya itu, Philippe pun membantu Jepang untuk berlaga di Piala Dunia 2002. Bantuannya juga turut dirasakan Timnas U-20 Jepang yang berhasil meraih posisi runner-up di ajang Piala Dunia U-20 1999. Meski begitu, ia pernah bernasib buruk.
Hal tersebut terjadi saat bertemu salah satu rival Vietnam di Asia Tenggara, Timnas Indonesia. Ia yang menjadi pelatih Timnas Qatar harus kehilangan pekerjaan. Tepatnya setelah klub yang ia latih itu kalah dari Indonesia dalam Piala Asia 2004 lalu.
Meski begitu, Philippe kembali menunjukkan kemampuannya saat menjadi pelatih Timnas U-19 Vietnam pada periode 2019-2021. Ia berhasil membawa tim merebut tiket Piala Asia U-19 2020, yang akhirnya dibatalkan karena adanya pandemi Covid-19.
Philippe kemudian harus berpisah dengan Vietnam karena tidak ada kesepakatan terkait gaji dengan VFF. Namun, kini pihak VFF diketahui sudah menemukan sponsor untuk membayar gajinya. Ia pun kembali memimpin Timnas U-23 Vietnam untuk Piala AFF 2023.