PURWOKERTO.SUARA.COM – Bangunan terbengkalai tidak selamanya di kembangkan oleh pihak swasta saja. Ada juga beberapa proyek dari pemerinta yang kondisinya mangkrak, termasuk yang ada di Jalan Wonorejo Rusunawa, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya.
Tempat yang berjarak 13,4 Km dari Bandar Udara Internasional Juanda ini merupakan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang memiliki niatan awal untuk menjadi solusi kesulitan hunian di perkotaan. Untuk memenuhi kebutuhannya, pihak pengembang sampai membuat bangunan ini dengan 3 blok.
Dikutip dari Kanal YouTube Valeon TV pada Selasa 29 Agustus 2023, tempat ini Bernama Rusunawa Gunung Anyar. Tempat ini didirikan oleh pemerintah Kota Surabaya yang awal inisiasinya guna memenuhi harapan untuk menyediakan hunian yang terjangkau bagi masyarakat.
Namun, seiring berjalannya waktu, berbagai tantangan menghadang, dan kondisi bangunan yang ada menjadi perbincangan. Ketika rusunawa pertama kali didirikan, banyak harapan yang tersemat padanya.
Ketersediaan hunian yang terjangkau bagi warga Kota Surabaya, terutama mereka yang membutuhkan tempat tinggal dengan biaya terbatas, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Sebab dengan konsep berbagi fasilitas dan ruang, Rusunawa diharapkan menciptakan interaksi sosial yang lebih dekat di antara penghuninya. Namun, sayangnya, proyek perumahan ini tidak sesuai rencana, tempat ini juga menghadapi tantangan yang tak bisa diabaikan.
Beberapa blok mengalami kondisi memprihatinkan, baik dari segi fasilitas, perawatan, maupun kebersihan. Ketidaktersediaan perawatan yang memadai dan pemeliharaan yang teratur menjadikan kondisi rusunawa ini semakin memudar seiring berjalannya waktu.
Tidak hanya itu, beberapa cerita dan kesan negatif tentang bangunan ini juga ikut menyertainya. Apalagi dalam beberapa kasus, kesan sebagai gedung berhantu sempat melingkupi rusunawa ini.
Berbagai temuan tentang fenomena aneh, ditambah dengan kondisi bangunan yang kurang terawat, membuat sebagian orang merasa takut atau enggan untuk menghuni atau bahkan melewati area ini.
Namun, di balik berbagai tantangan dan kesan yang muncul, penting untuk diingat bahwa tujuan awal pendirian rusunawa ini adalah untuk memberikan akses terjangkau terhadap hunian bagi masyarakat yang membutuhkan.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya perbaikan dan revitalisasi untuk memastikan bahwa visi tersebut tetap tercapai. Rusunawa Gunung Anyar Surabaya menjadi contoh yang menggambarkan perjalanan dan dinamika pembangunan perumahan di Indonesia.
Harapan yang mulia untuk memberikan hunian yang layak dan terjangkau harus tetap dijaga, sambil mengatasi berbagai tantangan dan memastikan kondisi bangunan yang memadai. Sebab dengan perhatian dan tindakan yang tepat, rusunawa ini masih memiliki potensi untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat yang membutuhkannya.***