Berdiri 121 Tahun Lalu, Terowongan Kereta Api Peninggalan Kolonial Ini Masih Berfungsi Hingga Kini: Jaraknya Sekitar 36,3 Km dari Pusat Kota Bandung

Purwokerto | Suara.com

Rabu, 13 September 2023 | 21:49 WIB
Berdiri 121 Tahun Lalu, Terowongan Kereta Api Peninggalan Kolonial Ini Masih Berfungsi Hingga Kini: Jaraknya Sekitar 36,3 Km dari Pusat Kota Bandung
Ilusutrasi terowongan kereta api aktif peninggalan Kolonial berjarak Sekitar 36,3 Km dari Pusat Kota Bandung. ((Foto. Unplash.com - Andre Benz))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kabupaten Bandung Barat tidak lengkap tanpa singgah di di Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat berjarak 36,3 Km dari Pusat Kota Kembang.

Di sana tepat di tengah-tengah perbukitan yang indah tersembunyi sebuah terowongan kereta api peninggalan kolonial yang menghubungkan dua stasiun kereta api di Jawa Barat

Dikutip dari Kanal YouTube oyan spoorweg pada Rabu 13 September 2023, terowongan kereta api ini bernama Terowongan Sasaksaat yang menghubungkan antara Stasiun Maswati dan Stasiun Sasaksaat.

Terowongan ini memiliki panjang mencapai 949 meter, sehingga menjadi salah satu terowongan kereta api terpanjang yang masih aktif di Indonesia. Inilah kisah menarik dari salah satu monumen sejarah perkeretaapian yang tak terlupakan.

Sejarah Terowongan Sasaksaat dimulai pada tahun 1902 ketika Belanda masih menjajah Indonesia. Pada waktu itu, Perusahaan Kereta Api Negara Belanda, Staatsspoorwegen (SS), memutuskan untuk membangun jaringan kereta api yang menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia.

Terowongan ini menjadi bagian penting dari proyek tersebut, karena membantu mengatasi rintangan alam, yaitu perbukitan yang curam dan berbatu di daerah Cidepong.

Pembangunan Terowongan Sasaksaat tidaklah mudah. Para insinyur dan pekerja kereta api harus menghadapi berbagai tantangan teknis dan kondisi alam yang sulit.

Namun, dengan tekad dan dedikasi mereka, terowongan ini akhirnya selesai dan menjadi bagian integral dari jalur kereta api yang menghubungkan Bandung dengan wilayah-wilayah sekitarnya.

Terowongan Sasaksaat bukan hanya sebuah struktur teknik yang luar biasa, tetapi juga memiliki nilai sejarah yang tinggi. Selama puluhan tahun, terowongan ini telah menjadi saksi bisu dari perjalanan kereta api yang menghubungkan berbagai kota dan desa di sekitarnya.

Terowongan Ini juga menjadi simbol betapa kuat orang-orang yang terlibat dalam pembangunannya. Saat ini, Terowongan Sasaksaat masih digunakan untuk lalu lintas kereta api. Meskipun telah berusia lebih dari seabad.

Terowongan ini tetap berfungsi dengan baik dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem transportasi kereta api di Indonesia. Keberadaannya juga memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat lokal yang menjaganya dengan baik.

Bagi para penggemar sejarah kereta api, Terowongan Sasaksaat menjadi tempat yang patut dikunjungi. Melihat bagaimana struktur ini bertahan dan berfungsi sepanjang waktu menjadi pengalaman yang mengesankan.

Selain itu, kalian dapat merasakan sentuhan sejarah yang terpatri dalam dinding-dindingnya, mengingatkan pada zaman ketika perkeretaapian pertama kali tiba di Indonesia. Terowongan Sasaksaat di Desa Sumur Bandung, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat tentu punya sejarah panjang.

Tempat ini jadi salah satu warisan bersejarah yang patut dijaga dan dihargai. Sebab pembangunannya jadi contoh nyata dari upaya yang luar biasa dan dedikasi untuk membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.*** 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirintis 20 Tahun Lalu, Pusat Perbalanjaan di Kota Bandung Ini Rela Ubah Konsep Agar Lebih Estetik dan Kekinian: Jaraknya Cuma 5,9 Km dari Pusat Kota

Dirintis 20 Tahun Lalu, Pusat Perbalanjaan di Kota Bandung Ini Rela Ubah Konsep Agar Lebih Estetik dan Kekinian: Jaraknya Cuma 5,9 Km dari Pusat Kota

| Sabtu, 09 September 2023 | 19:45 WIB

Hanya 3,8 Km dari Kampus Institut Teknologi Bandung, Pusat Perbelanjaan dengan Konsep Heritage di Kota Kembang Ini Selalu Ramai Pengunjung: Ternyata

Hanya 3,8 Km dari Kampus Institut Teknologi Bandung, Pusat Perbelanjaan dengan Konsep Heritage di Kota Kembang Ini Selalu Ramai Pengunjung: Ternyata

| Selasa, 05 September 2023 | 12:42 WIB

Cuma 9,8 Km dari Bandara Husein Sastranegara, Bangunan Kondotel dengan Arsitektur Megah di Kota Cimahi Ini Terbengkalai: 7 Tahun Proyeknya Mangkrak!

Cuma 9,8 Km dari Bandara Husein Sastranegara, Bangunan Kondotel dengan Arsitektur Megah di Kota Cimahi Ini Terbengkalai: 7 Tahun Proyeknya Mangkrak!

| Kamis, 31 Agustus 2023 | 19:26 WIB

Cuma 19,5 Km dari Bandara Susi Air Pangandaran, Jembatan Kereta Api Terpanjang di Indonesia Ini Mangkrak: Sudah Ada Sejak Tahun 1916, Tapi...

Cuma 19,5 Km dari Bandara Susi Air Pangandaran, Jembatan Kereta Api Terpanjang di Indonesia Ini Mangkrak: Sudah Ada Sejak Tahun 1916, Tapi...

| Rabu, 23 Agustus 2023 | 20:56 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:52 WIB

Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis

Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:46 WIB

Balita di Langkat Dianiaya Ayah Tiri, Pelaku Ditangkap

Balita di Langkat Dianiaya Ayah Tiri, Pelaku Ditangkap

Sumut | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:44 WIB

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:40 WIB

Review Film The Bell: Sajikan Elemen Horor Psikologis yang Begitu Mendalam!

Review Film The Bell: Sajikan Elemen Horor Psikologis yang Begitu Mendalam!

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:40 WIB

Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores

Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores

Sport | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:40 WIB

Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi

Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35 WIB

Dunia Maya: Labirin Evolusi dan Teka-Teki Keabadian Jostein Gaarder

Dunia Maya: Labirin Evolusi dan Teka-Teki Keabadian Jostein Gaarder

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35 WIB

Mata Ditutup dan Tangan Kaki Diikat, Ammar Zoni Resmi Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

Mata Ditutup dan Tangan Kaki Diikat, Ammar Zoni Resmi Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:34 WIB

Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung

Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung

Lampung | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:32 WIB