Ranah.co.id - Konflik yang berujung Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) antara karyawan dan PT. Tirta Investa atau Aqua Solok masih belum menemui jalan damai, meskipun manajemen sudah berulang kali menemui Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk mencari solusi.
Kali ini, manajemen sekaligus pimpinan tinggi PT. Tirta Investama kembali menemui Bupati Solok, Epyardi Asda untuk meminta maaf atas permssalahan yang terjadi.
Dalam peretmuan itu, mereka juga mebahas jalan keluar terbaik atas permasalahan yang terjadi, dan para pekerja yang di-PHK dapat dipekerjakan kembali.
Bupati Solok, Epyardi Asda berharap permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan secara damai, sehingga dapat memberikan kepuasan bagi kedua belah pihak yang sedang bertentangan.
"Kita berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik, ibarat pepatah Minangkabau, mengambil rambut dalam tumpukan tepung, rmbut dapat diambil tanpa terputus, sedangkan tepung tetap utuh dan tidak berserakan," ujar Epyardi.
Lalu, kepada pihak perusahaan, Epyardi menyarankan, agar Pemkab Solok mengambil alih permasalahan yang terjadi. "Pemerintah Kabupaten Solok siap mencarikan solusi yang saling menguntungkan antara pihak manajemen dan serikat pekerja," ungkapnya.
Menanggapi hal itu, manajemen dan pimpinan tinggi PT. Tirta Investama diwakili Rizki dan Bernas yang datang untuk minta maaf juga mnyetujui saran Epyardi Asda tersebut.
Mereka menyetujui untuk menyerahkan penyelesaian permasalahan kepada Bupati Solok bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Solok.
Baca Juga: Baim Wong Ikut-Ikutan Dampingi Erick Thohir Daftar Calon Ketua Umum PSSI, Auto Kena Hujat Warganet