Hai Oknum Nakal! Intelijen Arab Saudi Kantongi Data Kalian yang Abaikan Visa Haji

Jum'at, 07 Juni 2024 | 09:04 WIB
Hai Oknum Nakal! Intelijen Arab Saudi Kantongi Data Kalian yang Abaikan Visa Haji
Hai Oknum Nakal! Pemerintah Saudi Kantongi Data Kalian yang Abaikan Visa Non Haji [[MCH 2024/Chandra Iswinarno]

Suara.com - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (PHU Kemenag) Hilman Latief memastikan bahwa Pemerintah Arab Saudi memiliki data oknum-oknum yang menawarkan paket haji dengan visa nonhaji.

Hilman mengemukakan, data-data tersebut didapat dari pantauan intelijen Pemerintah Arab Saudi.

"Kami telah berdiskusi dengan pihak kedutaan haji dan mereka menunjukkan hasil investigasi intelijen. Mereka mengetahui adanya oknum yang mengajak jemaah mengikuti program paket haji dengan visa non-haji. Datanya sudah mereka miliki dan saya minta kita bekerja sama untuk menindaklanjuti," ungkapnya kepada tim Media Center Haji (MCH) saat berada di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Rabu (5/6/2024).

Lantaran itu, ia menghimbau kepada Jemaah Haji Indonesia untuk mematuhi aturan baru yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji.

Aturan baru tersebut, yakni mewajibkan jemaah menggunakan visa haji resmi dan melarang penggunaan visa selain visa haji, seperti visa ziarah, visa wisata, dan visa umrah.

"Bagi jemaah Indonesia yang tidak memiliki visa haji dan tidak memiliki otoritas untuk melaksanakan haji atau dokumen pendukung lainnya, mohon ikuti peraturan yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi memberikan kelonggaran dengan memberikan visa selama tiga bulan, multiple entry visa, visa ziarah, dan visa umrah menjelang puncak haji.

Namun, jemaah dengan visa tersebut diwajibkan meninggalkan Makkah paling lambat 6 Juni 2024.

"Meskipun visanya memungkinkan, tetap ada aturan yang harus dipatuhi. Mari kita jaga kepercayaan Kerajaan Saudi kepada masyarakat Indonesia," tegas Hilman.

Baca Juga: Ini Perbekalan yang Bakal Didapat Jemaah Indonesia Saat Puncak Ibadah Haji

Ia juga mengimbau kepada jemaah Indonesia yang belum mendapatkan visa haji, tasrih, atau dokumen resmi lainnya agar tidak memaksakan diri untuk berhaji. Sebab, jika nekat dilakukan bakal berakibat pada masalah dengan aparat keamanan Arab Saudi, seperti yang baru-baru ini terjadi.

Hilman menegaskan, Pemerintah Indonesia akan terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan keamanan dan kelancaran ibadah haji bagi jemaah Indonesia. Dia mengimbau jemaah untuk selalu mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku.

"Mari kita jaga martabat bangsa dan ikuti aturan yang ada. Jangan sampai kita berurusan dengan aparat keamanan di sana," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI