Pemerintah Saudi Sambut Positif Pembentukan Badan Penyelenggara Haji

Chandra Iswinarno

Rabu, 27 November 2024 | 03:00 WIB
Pemerintah Saudi Sambut Positif Pembentukan Badan Penyelenggara Haji
Menag Nasaruddin Umar saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa (26/11/2024). [Kemenag]

Suara.com - Menteri Haji Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah mengapresiasi pembentukan badan penyelenggara haji yang diinisiasi Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng usai mengunjungi Arab Saudi.

"Menteri Tawfiq memberikan perhatian besar kepada Indonesia. Beliau mengapresiasi langkah-langkah yang telah direncanakan, termasuk pembentukan Badan Penyelenggara Haji oleh Presiden Prabowo dan berbagai penguatan yang dilakukan Kementerian Agama," katanya, Selasa (26/11/2024).

Masih menurut Nasaruddin, sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Arab Saudi.

Bahkan, Menteri Tawfiq menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan lebih besar dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.

Salah satu fokus utama kunjungan ini adalah memastikan peningkatan pelayanan bagi jemaah haji, terutama yang berusia lanjut.

Menag menyampaikan permintaan kepada Pemerintah Arab Saudi untuk menambah jumlah petugas haji, termasuk tenaga medis dan pendukung lainnya.

"Banyak jemaah haji kita yang lanjut usia, sehingga membutuhkan bantuan ekstra, baik secara medis maupun personal," jelasnya.

Tak hanya itu, Indonesia juga mengajukan permintaan agar jemaah haji tidak ditempatkan di Mina Jadid, melainkan di Mina utama.

baca juga

Permintaan tersebut didasarkan pada kebutuhan untuk memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi jemaah.

"Kami meminta jemaah haji Indonesia ditempatkan di Mina utama. Namun, tentu saja kami akan memenuhi seluruh persyaratan yang diperlukan untuk mewujudkannya," katanya.

Sementara dalam hal transportasi, Menteri Haji Saudi memberikan apresiasi terhadap perubahan sistem dari muassasah ke syarikah, yang diharapkan mampu meningkatkan layanan bagi jemaah.

Menag memastikan proses seleksi penyedia layanan akan dilakukan secara transparan dan sesuai kriteria yang ditetapkan.

"Semua seleksi akan dimasukkan ke dalam sistem, dengan kriteria yang jelas. Kami juga akan melakukan evaluasi dan pendekatan langsung di lapangan untuk memastikan layanan yang optimal," tegasnya.

Menindaklanjuti kunjungan tersebut, Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Haji, dan Komisi VIII DPR direncanakan segera menyusun Memorandum of Understanding (MoU) terkait kebijakan dan persyaratan penyelenggaraan haji 2025.

"Insya Allah, MoU ini akan selesai pada awal Januari 2025, sehingga semua persyaratan dan kebijakan bisa segera diterapkan," tutur Menag.

Untuk diketahui dalam lawatan tersebut, Menag Nasaruddin didampingi Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) Irfan Yusuf dan Staf Khusus Menag Bunyamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Laporkan Tas Gratifikasi ke KPK

Kekayaan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Laporkan Tas Gratifikasi ke KPK

News | Selasa, 26 November 2024 | 16:09 WIB

Dapat Kiriman Tas dari Pihak Tak Dikenal, Menag Nasaruddin Lapor Gratifikasi ke KPK

Dapat Kiriman Tas dari Pihak Tak Dikenal, Menag Nasaruddin Lapor Gratifikasi ke KPK

News | Selasa, 26 November 2024 | 15:07 WIB

Menag Nasruddin Umar Bahas Inovasi Pelayanan Haji dengan Menteri Tawfiq Al Rabiah di Masjidil Haram

Menag Nasruddin Umar Bahas Inovasi Pelayanan Haji dengan Menteri Tawfiq Al Rabiah di Masjidil Haram

Religi | Selasa, 26 November 2024 | 07:57 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×