Ibnu Abi Shaibah Al-Yamani menyebut bulan Sya'ban sebagai bulan shalawat, karena ayat ini turun pada bulan Sya'ban tahun ke-2 Hijriah. Pendapat ini juga didukung oleh Imam Syihabuddin Al-Qasthalani dalam kitab Al-Mawahib dan Ibnu Hajar Al-Asqalani.
Ibnu Abi Shaibah Al-Yamani menyebut bulan Sya'ban sebagai bulan shalawat, karena ayat ini turun pada bulan Sya'ban tahun ke-2 Hijriah. Pendapat ini juga didukung oleh Imam Syihabuddin Al-Qasthalani dalam kitab Al-Mawahib dan Ibnu Hajar Al-Asqalani.