Kenapa Ahli Kubur Menangis saat Lebaran Tiba? Berikut Penjelasannya

Suhardiman

Kamis, 13 Maret 2025 | 17:11 WIB
Kenapa Ahli Kubur Menangis saat Lebaran Tiba? Berikut Penjelasannya
Ilustrasi kuburan - Benarkah Ahli Kubur Menangis Saat Lebaran Tiba?. [Antara]

Suara.com - Kenapa ahli kubur menangis saat Lebaran tiba? Pertanyaan ini kerap muncul menjelang hari raya Idul Fitri.

Ahli kubur merujuk pada orang yang telah meninggal dunia dan berada di dalam kuburnya.

Dalam konteks Islam, ahli kubur memiliki makna yang lebih dalam, terkait dengan kepercayaan akan kehidupan setelah mati dan interaksi antara yang hidup dan yang telah meninggal.

Lantas apakah memang benar ahli kubur menangis saat Lebaran tiba? Berikut penjelasannya.

Kepercayaan bahwa ahli kubur menangis saat Lebaran merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat, meskipun tidak didukung oleh dalil atau nas yang jelas.

Justru, terdapat pandangan yang lebih menekankan pada kebahagiaan orang yang telah meninggal, terutama jika semasa hidupnya beramal saleh.

Menurut beberapa sumber, ahli kubur yang sedang dalam siksaan di neraka akan mendapatkan kerehatan selama bulan Ramadan.

Ilustrasi - Kenapa Ahli Kubur Menangis Saat Lebaran Tiba?. [YouTube Hidayah Ilahi Officia]
Ilustrasi - Kenapa Ahli Kubur Menangis Saat Lebaran Tiba?. [YouTube Hidayah Ilahi Officia]

Hal ini diyakini menyebabkan mereka menangis ketika umat Islam merayakan Idul Fitri.

Namun, banyak ulama berpendapat bahwa orang yang telah meninggal tidak dapat mendengar apa pun dari dunia ini, termasuk takbir yang dikumandangkan pada hari raya.

Ustaz Abu Humayd Sufri Mahmud menjelaskan bahwa Al-Quran menyatakan orang yang sudah meninggal tidak dapat mendengar suara di dunia, dan takbir adalah simbol kegembiraan dan syukur, bukan kesedihan.

Meskipun tidak ada bukti konkret tentang ahli kubur menangis saat Lebaran, namun kita tetap dianjurkan untuk mengirimkan doa dan melakukan amalan baik atas nama mereka.

Hal ini sebagai bentuk cinta dan penghormatan kita kepada orang-orang yang telah mendahului kita.

Tata Cara Ziarah Kubur saat Idul Fitri

Tata cara ziarah kubur saat Idul Fitri memiliki beberapa langkah yang disunnahkan untuk dilakukan. Berikut adalah panduan lengkapnya:

1. Berwudhu

Sebaiknya berwudhu sebelum memasuki area pemakaman untuk berada dalam keadaan suci.

2. Mengucapkan Salam

Saat memasuki pemakaman, ucapkan salam kepada ahli kubur.

Bacaan yang dianjurkan adalah: "Assalamu‘alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insya Allah akan menyusul kalian".

3. Membaca Al-Qur'an

Setelah mengucapkan salam, bacalah surah-surah dari Al-Qur'an seperti:

- Surah Al-Fatihah (3 kali)
- Surah Al-Ikhlas (3 kali)
- Surah Al-Falaq (3 kali)
- Surah An-Nas (3 kali)
- Ayat Kursi (3 kali)

4. Mendoakan Ahli Kubur

Doakan agar Allah mengampuni dosa-dosa mereka dan memberikan rahmat kepada mereka. Bacaan istigfar juga dianjurkan.

5. Tidak Duduk di Atas Kuburan

Hindari duduk atau berjalan di atas kuburan sebagai bentuk penghormatan.

6. Menghadap Kiblat

Ketika berdoa, disunnahkan untuk menghadap kiblat.

Adab Ziarah Kubur

- Hindari Perbuatan yang Tidak Dihormati: Jangan membahas hal-hal duniawi saat berziarah.

- Menjaga Kebersihan: Pastikan tidak meninggalkan sampah di area pemakaman.

Ziarah kubur saat Idul Fitri adalah kesempatan untuk mendoakan dan menghormati orang-orang tercinta yang telah meninggal, serta mengingatkan diri kita akan kehidupan setelah mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan

Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:27 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya

Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:31 WIB

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri

Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 21:19 WIB

Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya

Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 14:19 WIB

Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?

Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:23 WIB

Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas

Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:05 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×