Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
Sinyal dari Thamrin: Dompet Warga RI Mendadak Tipis, Apa yang Terjadi?. Foto Suara.com/AI
baca 10 detik
  • Belanja ritel April 2026 anjlok 11,6%, berbalik dari lonjakan konsumsi saat Lebaran.
  • Penjualan tahunan minus 3,7%, pertama kali kontraksi setelah 12 bulan tumbuh.
  • BI prediksi Mei membaik, tetapi risiko kenaikan harga akhir tahun mulai muncul.

Suara.com - Ada sinyal yang patut dicermati dari kawasan Thamrin, pusat kebijakan moneter Indonesia. Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan eceran nasional mengalami kontraksi cukup dalam pada April 2026. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar, apakah daya beli masyarakat mulai melemah atau hanya efek musiman pasca-Lebaran?

Berdasarkan Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia, penjualan ritel pada April 2026 tercatat turun 11,6 persen secara bulanan (month to month/MtM). Angka ini berbalik arah setelah pada Maret 2026 tumbuh tinggi sebesar 10,3 persen.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan penurunan tersebut lebih dipengaruhi faktor musiman. "Setelah lonjakan konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, masyarakat mulai mengurangi belanja sehingga aktivitas ritel kembali ke level normal," kata Ramdan.

Mengapa Penjualan Ritel Turun Tajam?

Mayoritas kelompok barang mengalami penurunan penjualan. Kontraksi terdalam terjadi pada Kelompok Barang Lainnya yang turun 16,6 persen, disusul Barang Budaya dan Rekreasi sebesar 12,5 persen, serta Makanan, Minuman, dan Tembakau yang turun 12,3 persen.

Fenomena ini menunjukkan masyarakat cenderung menahan konsumsi setelah periode belanja besar selama Ramadan dan Lebaran. Dengan kata lain, April menjadi bulan "istirahat" bagi dompet rumah tangga Indonesia.

Alarm Daya Beli

Yang menarik, penjualan eceran bukan hanya turun secara bulanan. Secara tahunan (year on year/YoY), penjualan ritel juga terkontraksi 3,7 persen. Ini menjadi kontraksi pertama setelah 12 bulan berturut-turut mencatat pertumbuhan positif.

Penurunan terbesar berasal dari kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang turun 3,8 persen, Peralatan Informasi dan Komunikasi yang anjlok 26,4 persen, serta Sandang yang turun 7 persen.

baca juga

Penurunan ini menyoroti kondisi pengeluaran rumah tangga yang lebih lemah, dengan harga bahan bakar non-subsidi yang lebih tinggi membebani daya beli konsumen.

Data tersebut mengindikasikan bahwa tekanan terhadap konsumsi rumah tangga masih belum sepenuhnya hilang. Padahal konsumsi rumah tangga selama ini menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kabar Baiknya, Mei Diperkirakan Membaik

Meski masih berada di zona negatif, BI memperkirakan kontraksi penjualan eceran pada Mei 2026 akan mengecil menjadi 0,9 persen secara bulanan.

Perbaikan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas belanja selama libur panjang yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak, Kenaikan Yesus Kristus, dan Iduladha.

Secara tahunan, penjualan ritel Mei juga diperkirakan masih terkontraksi 3,2 persen, namun lebih baik dibandingkan April yang minus 3,7 persen.

Kelompok yang diperkirakan menjadi penopang perbaikan antara lain suku cadang dan aksesori kendaraan, perlengkapan rumah tangga, serta kelompok barang lainnya.

Bagaimana dengan Harga-Harga ke Depan?

Di tengah pelemahan konsumsi, BI melihat tekanan inflasi jangka pendek masih relatif terkendali. Ekspektasi harga pada Juli 2026 diperkirakan stabil, menandakan belum ada lonjakan harga signifikan dalam waktu dekat.

Namun untuk Oktober 2026, masyarakat mulai memperkirakan kenaikan harga yang lebih tinggi. Hal ini tercermin dari naiknya Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) menjadi 167,6 dari sebelumnya 163,2.

Sinyal dari Thamrin: Dompet Warga RI Mendadak Tipis, Apa yang Terjadi?. Foto Suara.com/AI
Sinyal dari Thamrin: Dompet Warga RI Mendadak Tipis, Apa yang Terjadi?. Foto Suara.com/AI

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita

Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:12 WIB

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:02 WIB

Dompet Hitam Benarkah Paling Mendatangkan Rezeki? Ini Maknanya Menurut Feng Shui

Dompet Hitam Benarkah Paling Mendatangkan Rezeki? Ini Maknanya Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:58 WIB

Terkini

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:16 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:14 WIB

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

Bekaci | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur

Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur

Bali | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:02 WIB

Persib Menang Dramatis atas Garudayaksa, Igor Tolic Akui Harus Susah Payah

Persib Menang Dramatis atas Garudayaksa, Igor Tolic Akui Harus Susah Payah

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:01 WIB

FYP hingga Komentar: Bagaimana Media Sosial Mengubah Cara Kita Berbahasa?

FYP hingga Komentar: Bagaimana Media Sosial Mengubah Cara Kita Berbahasa?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×