Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:05 WIB
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
Pandu Dewa Putra, guru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 12 Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Mudik telah menjadi tradisi tahunan bagi masyarakat Indonesia saat Hari Raya Idul Fitri. Tidak afdhol rasanya momen Lebaran tanpa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Kerinduan semacam ini pula yang dialami Pandu Dewa Putra, guru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 12 Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Pria berusia 26 tahun asal Batam itu sangat antusias untuk mudik agar dapat berlebaran bersama keluarga.

Maklum saja sejak pertama kali bertugas di Kepulauan Anambas dia belum pernah pulang kampung sama sekali. Dewa, sapaan akrabnya juga mengatakan, ada perbedaan yang ia rasakan dalam mudik kali ini dibandingkan dengan mudik pada tahun-tahun sebelumnya.

"Perbandingannya sangat kontras. Ini jadi mudik saya yang pertama saat sudah bekerja," kata Dewa saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Dewa mengungkapkan, menjadi guru bimbingan konseling di SRT 12 Kepulauan Anambas merupakan pekerjaan pertamanya sejak ia lulus kuliah. Sebelum bergabung di Sekolah Rakyat, dia sempat melamar pekerjaan sebagai guru di beberapa sekolah swasta di Batam dan membuka les privat di rumahnya.

Les privat yang diberikan Dewa menyasar anak-anak jenjang SD dan SMA yang ada di sekitar rumahnya. "Ngajar yang paling dasar, kayak membaca, menghitung," ujarnya.

Setelah mendengar adanya lowongan pendaftaran sebagai guru di Sekolah Rakyat, ia pun mencoba peruntungannya. Usahanya membuahkan hasil. Dia lolos menjadi guru bimbingan konseling dengan penempatan di SRT 12 Kepulauan Anambas.

Dewa menjelaskan, alasannya ikut mendaftar sebagai guru di Sekolah Rakyat karena program pendidikan gratis ini bertujuan membantu anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Ia ingin ikut terlibat dalam proses tersebut.

Pria lulusan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta itu pun mengaku, mudik tahun ini terasa berbeda karena dirinya lebih bersemangat untuk pulang kampung. Dewa bercerita, letak geografis Kepulauan Anambas yang sebagian besar dikelilingi oleh lautan, membuatnya sempat kesulitan mendapatkan tiket pulang ke Batam.

baca juga

Awalnya, ia mencoba membeli tiket kapal Pelni, tetapi tidak ada waktu keberangkatan yang dirasa cocok. Dia kemudian berupaya mencari tiket kapal feri cepat dengan rute Kepulauan Anambas ke Batam. Namun, tiket kapal feri cepat pun habis dalam waktu sekejap.

Hal yang sama juga terjadi dengan tiket pesawat. Meski demikian, harapannya untuk mudik dan merayakan Lebaran bersama keluarga di Batam pun bisa terwujud.

"Akhirnya berdoa saja lah sama yang di atas, semoga ada (kapal) feri tambahan. Nah, ternyata ada," ungkap Dewa.

Dewa mengatakan, harus menempuh perjalanan selama hampir 12 jam untuk menuju kampung halamannya. Perjalanan dimulai dengan menggunakan speedboat dari Kepulauan Anambas ke ibukota kepulauan, Tarempa di Pulau Siantan dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Kemudian dilanjutkan menggunakan kapal feri menuju Batam selama 10 jam. "Dari pelabuhan ke rumah lanjut perjalanan darat sekitar 50 menit," jelasnya.

Perbedaan lainnya yang dirasakan Dewa pada mudik tahun ini adalah ia pulang ke rumah dengan membawa banyak cerita mengenai Sekolah Rakyat. Terutama soal harapan anak-anak didiknya yang sedang dibangun dengan kerja keras.

"Saya sangat senang ketika siswa saya yang dari keluarga kurang mampu akhirnya bisa sekolah lagi, semangat mereka mengejar cita-cita begitu besar," katanya.

Dewa pun berharap suatu saat Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dapat mengunjungi SRT 12 Kepulauan Anambas.

"Saya berharap Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Menteri Sosial Saifullah Yusuf, bisa datang ke SR Anambas untuk mengecek kondisi kami yang ada di utara Indonesia ini," harapnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cepat dan Berkualitas, Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Sulsel & Kalsel

Cepat dan Berkualitas, Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Sulsel & Kalsel

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:00 WIB

Terpopuler: Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 M Viral, 7 Parfum Lokal Wangi Kayak Habis Mandi

Terpopuler: Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 M Viral, 7 Parfum Lokal Wangi Kayak Habis Mandi

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:50 WIB

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:35 WIB

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:26 WIB

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan,  Ini Faktanya

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:09 WIB

Terkini

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

Bye Garis Halus! 4 Serum Adenosine Jaga Wajah Tetap Kenyal Tanpa Iritasi

Bye Garis Halus! 4 Serum Adenosine Jaga Wajah Tetap Kenyal Tanpa Iritasi

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:15 WIB

Bukan Sekadar Bahan Bakar, BP Batam dan Pertamina Siapkan Fondasi Industri Aviasi Batam

Bukan Sekadar Bahan Bakar, BP Batam dan Pertamina Siapkan Fondasi Industri Aviasi Batam

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:15 WIB

Bukan Oversharing, Tulisan yang Jujur dan Personal Tetap Punya Batasan

Bukan Oversharing, Tulisan yang Jujur dan Personal Tetap Punya Batasan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:14 WIB

Perbedaan Sunscreen Symwhite 377 vs Vitamin C untuk Flek Hitam: Mana yang Lebih Efektif?

Perbedaan Sunscreen Symwhite 377 vs Vitamin C untuk Flek Hitam: Mana yang Lebih Efektif?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:05 WIB

Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data

Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 15:03 WIB

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:00 WIB

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 14:56 WIB

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Bukan Cuma Kripto, Saham hingga Emas Kini Masuk Blockchain

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:50 WIB

×