Perseteruan Tasyi Athasyia dengan eks karyawannya semakin memanas. Ketiga eks karyawan Tasyi akhirnya memutuskan untuk lapor polisi atas dugaan pengancaman dengan kekerasan.
Berdasarkan keterangan eks karyawan, pihak Tasyi disebut memberikan ancaman dengan mendatangkan orang suruhan ke rumah. Ketiga eks karyawan Tasyi ngaku dipaksa untuk berdamai.
Suami Tasyi, Syech Zaki Alatas membantah tuduhan tersebut. Pihaknya memang meminta orang suruhan datang ke rumah eks karyawan untuk bersilaturahmi.
Pengacara eks karyawan Tasyi, Marloncius Sihaloho mengaku heran dengan pengakuan Syech Zaki. Jika memang ingin bersilaturahmi, mengapa pihak Tasyi tak datang sendiri menemui eks karyawan.
"Kalau silaturahmi, kenapa dia harus menyuruh orang lain, kenapa nggak datang langsung? Mereka datang ke situ memang bukan silaturahmi, tapi bawa maksud tertentu dengan meminta eks karyawan mengisi kuesioner," ungkap Marloncius Sihaloho dikutip dari Matamata.
Orang suruhan Tasyi meminta eks karyawan untuk mengisi kuesioner soal pengalaman selama bekerja dengan kembaran Tasya Farasya tersebut.
"Kuesioner itu intinya adalah coba ceritakan pengalaman sampai masuk kerja di kak Tasyi, apa yang saudari lakukan dan tugas dari saudari, apa yang saudari ketahui tentang masalah ini, apa yang saudari minta? Jadi mereka diminta untuk mengisi dan menandatangani itu semua," pungkas Marloncius.
Hal itu lah yang membuat para eks karyawan Tasyi enggan menemui orang-orang suruhan tersebut.
"Itu yang mengakibatkan mereka tidak mau menemui orang-orang yg diduga suruhan dari pihak manajemen TA," jelas Marloncius Sihaloho.
Baca Juga: Demi Dompleng Karier Rizky Billar, Lesti Kejora Launching Label Musik: Supaya Kakak Mau