Bengis! Kasus Inses Muncul Lagi, Kini Ayah Setubuhi Putri Kandungnya Sejak 2013, Hasil Anak Hubungannya 7 Kali Dibunuh

Suara Rumpita | Suara.com

Selasa, 27 Juni 2023 | 15:15 WIB
Bengis! Kasus Inses Muncul Lagi, Kini Ayah Setubuhi Putri Kandungnya Sejak 2013, Hasil Anak Hubungannya 7 Kali Dibunuh
Kasus inses ayah setubuhi putri kandungnya hingga bunuh anak hasil hubungan (Foto/Kompas.com)

Baru-baru ini kasus inses yakni hubungan intim sedarah kembali menyeruak. Kabar ini datang dari ayah dan anak kandung di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Awal mula kasus ini terungkap karena adanya penemuan sejumlah kerangka bayi di kebun kosong.

Mengejutkannya, mayat-mayat bayi tersebut adalah hasil hubungan terlarang dari wanita berinisial E berusia 25 dengan ayah kandungnya, Rudi yang berusia 57 tahun.

Kini Rudi sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriyadi mengatakan penemuan 7 kerangka bayi adalah hasil inses antara Rudi dan E yang mana anak kandungnya sendiri.

“Betul itu hasil hubungan antara pelaku Rudi dengan anak kandung pelaku,” ungkap Agus, dikutip detiknews, Selasa (27/6/2023).

Rudi juga mengaku telah memerkosa anaknya sejak tahun 2013. Dari pengakuan Rudi lainnya, ia memerkosan anaknya itu di gubud sekitar rumah yang mana tempatnya itu gak jauh dari tempat penguburan kerangka bayi.

“Dilakukan di rumah di sekitar TKP karena memang pada saat 2013 yang bersangkutan dengan anaknya tinggal bersama di gubuk yang tidak jauh dari lokasi tersebut,” kata Agus.

Selain itu, ternyata ibu kandung dari E ini sudah tahu perbuatan suaminya yang perkosa anaknya. Namun ia tak bisa banyak melawan karena ada ancama pembunuhan dari suaminya itu.

“Ibunya juga mengetahui, sehingga ibunya dalam kondisi tidak bisa berbuat banyak karena memang diancam oleh pelaku untuk diam dan tidak melapor. Apabila melapor akan dibunuh,” ungkapnya lagi.

Sosok Rudi ini juga dikenal sebagai dukun pengobatan tradisional ini membunuh bayi dari hasil insesnya karena mendapat arahan dari guru spiritualnya.

"Pengakuan tersangka melakukan hal tersebut karena ada arahan dari guru spiritualnya atas nama Bambang. Info sementara seperti itu, tapi masih kami dalami keterangan pelaku," kata Agus.

"Ini masih kami dalami apakah motif itu dorongan dari ilmu spiritualnya ataupun jadi budak seks terhadap anaknya tersebut," lanjut Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yudi Purnomo Sarankan Korban Pelecehan Petugas KPK Lapor Polisi

Yudi Purnomo Sarankan Korban Pelecehan Petugas KPK Lapor Polisi

News | Senin, 26 Juni 2023 | 17:29 WIB

Bermula dari Saling Sengol di Dapur, Pelaku Inses di Bukittinggi Ngaku Sama Sama Mau sampai Kayak Orang Pacaran, Miris!

Bermula dari Saling Sengol di Dapur, Pelaku Inses di Bukittinggi Ngaku Sama Sama Mau sampai Kayak Orang Pacaran, Miris!

| Senin, 26 Juni 2023 | 14:35 WIB

Aksi Cabul Petugas Rutan KPK, Paksa Istri Tersangka Koruptor Telanjang sambil Video Call

Aksi Cabul Petugas Rutan KPK, Paksa Istri Tersangka Koruptor Telanjang sambil Video Call

News | Senin, 26 Juni 2023 | 13:28 WIB

Terkini

Batas 8 Persen: Menyelamatkan Ojol atau Mengunci Jebakan Informalitas?

Batas 8 Persen: Menyelamatkan Ojol atau Mengunci Jebakan Informalitas?

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:35 WIB

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Mei 2026: Login Sekarang, Rebut 5000 Gems Gratis

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Mei 2026: Login Sekarang, Rebut 5000 Gems Gratis

Tekno | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:30 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Dolar Tembus Rp17.700, Saatnya Elus-Elus Gawai Lama ketimbang Elus Dada Lihat Harga Baru

Dolar Tembus Rp17.700, Saatnya Elus-Elus Gawai Lama ketimbang Elus Dada Lihat Harga Baru

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:25 WIB

Nyanyikan Lagu Nasional, Shanna Shannon Beri Semangat untuk Pejuang Kanker di Laga Cepak Bola 2026

Nyanyikan Lagu Nasional, Shanna Shannon Beri Semangat untuk Pejuang Kanker di Laga Cepak Bola 2026

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:24 WIB

Timnas Iran Pindahkan Base Camp Piala Dunia 2026 ke Meksiko, Hindari Masalah Visa AS

Timnas Iran Pindahkan Base Camp Piala Dunia 2026 ke Meksiko, Hindari Masalah Visa AS

Sport | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:20 WIB

Fakta dan Mitos Menghemat Bensin Mobil, Begini Triknya Biar Irit Ongkos Jalan

Fakta dan Mitos Menghemat Bensin Mobil, Begini Triknya Biar Irit Ongkos Jalan

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:17 WIB

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:11 WIB

Profil Como 1907, Klub Liga Italia Milik Orang Indonesia Jadi Klub Papan Atas Serie A

Profil Como 1907, Klub Liga Italia Milik Orang Indonesia Jadi Klub Papan Atas Serie A

Bola | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:11 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB