Rahma Azhari membagikan pengalamannya saat memutuskan pindah ke Amerika. Artis senior ini mengalami culture shock salah satunya soal keagamaan.
Dikutip dari kanal YouTube Trans TV Official, Rahma mengungkapkan bahwa tantangan terbesarnya saat harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang memiliki masjid sedikit.
"Culture shock saya sebenarnya lebih pada aspek religius. Karena di Amerika, masjid jarang ditemui. Anak saya bersekolah di sekolah Islam di sana, alhamdulillah" ungkapnya.
"Jika tidak ada pegangan seperti itu, mungkin saya akan merasa agak hilang, karena bagi saya agama sangat penting sebagai pilar kehidupan. Jadi, saya sempat merasa malas untuk shalat dan merasa banyak makanan haram," imbuhnya.
Selain tantangan dalam menjalankan ibadah, Rahma juga mengaku kesulitan mencari makanan halal. Setelah satu hingga dua tahun tinggal di Amerika, ia baru mampu beradaptasi dan mengetahui mana makanan yang halal.
"Setelah satu atau dua tahun tinggal di sana, saya sudah tahu mana makanan yang halal. Itulah masalah utama yang saya hadapi," lanjutnya.
Rahma menghabiskan waktunya sebagai ibu rumah tangga selama di Amerika. Ia fokus mengurus rumah dan anak-anaknya.
"Sebenarnya, naluri menjadi ibu rumah tangga sudah ada di dalam diri saya yang paling dalam. Meski sempat syok, sering bolak-balik LA, New York, sekolah di sana dan balik lagi ke sini, saya tetap bisa menjalani hidup," pungkas Rahma.
Baca Juga: Jelang Lebaran Idul Adha, Milenial Diberi Pelatihan Cara Menganyam Ketupat