Menghilang bak ditelan bumi usai konten jilat es krim di dekat kelamin pria mendadak viral hingga berujung dilapokan polisi. Baru-baru ini selebgram kontroversional, Oklin Fia akhirnya muncul menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
Baru muncul lagi di publik usai mengurung diri, Oklin mengaku ketakutan menjadi bahan perbincangan publik. Ia mengaku trauma dengan konten-konten vulgarnya di media sosial.
Dalam kesempatan tersebut, wanita berhijab itu menyadari kesalahan dan meminta maaf ke publik karena kontennya yang dianggap vulgar saat di Polres Jakarta Pusat.
"Assalamu alaikum wr wb, segala puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala penguasa semesta alam karena atas berkah dan rahmat-Nya saya masih diberikan kekuatan dan kesempatan untuk dapat bertemu dengan masyarakat luas. Untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Setelah sebelumnya sempat mengurung diri karena takut dan trauma dan 3 hari serasa 3 tahun harus bagaimana menghadapi kegiatan dan cacian yang saya terima," tuturnya didampingi sang kuasa hukum dikutip Rumpita dari channel YouTube Intens Investigasi pada Kamis, (24/8/2023).
"Hari ini saya atas nama Oklin akhirnya mencoba memberanikan diri untuk tampil dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat atas video saya yang telah menimbulkan kegaduhan dan keresahan kepada seluruh lapisan masyarakat di Indonesia akhir-akhir ini," tuturnya.
Lebih lanjut, Okin mengaku sama sekali tak berniat merendahkan agama islam atau melecehankan keyakinan tersebut. Ia lantas menyinggung soal kekhilafan kelakuannya.
"Dari lubuk hati saya yang paling dalam tidak ada sedikitpun niatan untuk merendahkan atau melecehkan agama Islam umat muslim ikhwan dan akhwat serta seluruh perempuan di Indonesia.
Oklin Fia mengaku keluarganya selalu mengajarkan agama dan membiasakan diri menutup auratnya sejak masih remaja.
"Sejak kecil Ibu saya sudah telah mengajarkan tentang agama Islam menjadi seorang muslimah yang baik dan solehah saya juga telah membiasakan untuk menutup aurat dan menggunakan hijab sejak saya masih remaja," katanya.
Baca Juga: Anies Baswedan: Bukan Konsumen, Negara Jangan Berdagang dengan Rakyat!
"Bahkan Jauh sebelum saya membuat konten pada sosial media milik saya. Saya mengaku di umur yang masih belia ini masih seringkali berbuat hilaf dan saya menyesal terhadap perbuatan saya tersebut dan berjanji untuk tidak mengulanginya kembali," tuturnya.
Kejadian ini membuatnya tersadar bahwa ini adalah bentuk teguran Tuhan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depan.
"Alhamdulillah tanpa hentinya saya mensyukuri dan menyadari ini merupakan salah satu bentuk peringatan dari Allah subhanahu wa ta'ala untuk saya dapat kembali gejalanya menjadi manusia yang lebih baik dan dijauhkan dari sifat zalim, menjadi intropeksi dalam berperilaku kedepannya bagi saya maupun masyarakat Indonesia," jelasnya.