Marjam Abdurahman terang-terangan gak menyetujui niat rujuknya Aldila Jelita dan Indra Bekti. Menurutnya, sang mantan menantu sudah melakukan kesalahan yang cukup fatal terhadap sang anak pada 7 tahun silam.
“Saya marah dong, karena ini kesalahan yang Bekti dibikin sudah fatal, sudah nggak bisa diperbaiki,” ujar Marjam.
Marjam menyinggung soal haram dalam agama dan tak bisa lagi ditoleransi olehnya. Ia juga tak masalah jika pernyataanya membuat orang mencaci maki dirinya sebagai ibu yang jahat.
"Sekarang ini orang mau mencaci saya ya kan, bahwa seorang ibu jahat, mau melepaskan darah dagingnya tutur Marjam dilansir dari akun TikTok @simplify1707, Kamis (31/8/2023).
"Tapi lihat dulu dong, kalian kalau ibu-ibu seluruh dunia, its been Indonesia, kalau punya anak diambil dengan penjahat kelamin terus mau menyerahkan lagi?" imbuhnya.
Ibu Adila juga menyentil kesalahan Indra Bekti yang sudah melanggar surat Al Quran tentang Nabi Luth.
“Tapi saya bicara ini sebagai lisannya Islam. Islam menyatakan di surat Nabi Luth ini haram, haram, tidak boleh. Jadi kalau benar-benar Bekti bertaubat" jelas Marjam.
"It means taubat itu ada tiga ya. Bekti ini sudah salat taubat, salat taubatnya bener nggak?” katanya lagi.
Marjam mengatakan jika Bekti sudah sempat mendapatkan azab dari Allah pada tahun 2016 namun diulangi lagi.
"Udah pernah terjadi di tahun 2016 sekarang diulang lagi dan udan diazab sama Allah tahun kemarin itu, waktu Desember, waktu dia ulang tahun. Sekarang ini orang mau mencaci saya ya kan bahwa seorang Ibu jahat mau melepaskan darah dagingnya," jelasnya.
“Jadi Bekti tolong introspeksi, Dilla introspeksi. It means I m not wrong (artinya saya tidak salah)” tandasnya.