Selebtek.suara.com - Atalia Praratya ibunda dari Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril mengaku sempat ingin berenang di Sungai Aare namun dilarang oleh putranya
"Pada waktu itu kan kita mau berenang sama-sama tapi pada waktu itu Eril melarang saya," kata Atalia dikutip dari YouTube Najwa Shihab.
Alasan Eril melarang ibunda ikut berenang karena arus sungai sedang deras akibat gleiser yang sedang mencair.
Atalia pun mengurungkan niatnya berenang dan hanya bisa melihat Eril berenang mengikuti arus Sungai Aare.
Lalu tiba-tiba ada orang yang mengabarkan ke Atalia bahwa Eril tenggelam. Mendengar kabar itu, Atalia bergegas ke lokasi tempat Zara dan temannya.
"Di situ Zara gemetar temennya juga, tante maaf. Mereka agak panik, syok berat. Pada waktu itu saya betul-betul ingin terjun," kata Atalia.
Namun Atalia berpikir bahwa dirinya saat itu tidak jago menyelam dan dia melihat kondisi Zara anaknya yang sedang syok.
"Karena dia dalam keadaan syok dan melihat ibunya terjun ke situ dan akhirnya bukan satu tapi dua orang yang hilang akhirnya saya selamatkan dulu Zara," ujar Atalia.
Atalia lalu menelepon Ridwan Kamil yang menenangkannya agar sabar.
"Tapi Kang Emil luar biasa menenangkan saya, sehingga saya pada waktu itu bisa berpikir terang benderang. Kebayang kalo Kang Emil panik, maka saya akan panik," kata Atalia.
Diketahui Eril, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninggal dunia di Sungai Aare, Bern, Swiss. Eril dinyatakan hilang saat berenang di Sungai Aare pada 26 Mei 2022 dan jasadnya baru ditemukan dua pekan kemudian pada 8 Juni 2022.
Sumber: Suara.com