Curhat Jemaah Asal Indonesia, Soal Layanan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)

Selebtek

Sabtu, 02 Juli 2022 | 13:05 WIB
Curhat Jemaah Asal Indonesia, Soal  Layanan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)
Freepik

Selebtek.suara.com - Jemaah haji Indonesia saat ini berada di Makkah Al-Mukarramah untuk menunggu fase puncak haji, Arafah – Muzdalifah – Mina atau Armuzna. 

Sebagian dari mereka sudah menyelesaikan tahapan Arbain di Nabawi, sebagian lain akan menjalaninya setelah proses haji.

Operasional haji sudah berjalan 28 hari sejak kali pertama pemberangkatan pada 4 Juni 2022. Tim Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Petugas dan Layanan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mulai bekerja, menggali beragam saran, kritik, masukan, dan kesan dari para jemaah haji Indonesia.

“Menurut saya sudah plus plus dari segi layanan,” ujar Tri Hidayatno, jemaah haji Indonesia asal Kota Depok yang tergabung dalam kloter 8 Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS 8), saat ditemui di hotelnya di kawasan Misfalah, Makkah, pada Jumat (1/7/2022), dikutip dari laman Kemenag.

Tri Hidayatno berangkat haji bersama istrinya Siti Wahyuningrum, setelah menunggu selama 10 tahun lamanya, termasuk dua tahun tertunda karena pandemi. 

Pasangan suami istri ini berangkat pada gelombang pertama sehingga sudah menyelesaikan fase Arbain di Masjid Nabawi-Madinah.

Ini adalah kali pertama mereka berdua beribadah haji. Selama ini, info tentang layanan haji mereka dapat dari orang tuanya yang berangkat pada 2009 dan 2011. Tri Hidayatno menilai kondisinya sudah sangat berbeda. 

Hal senada disampaikan oleh istrinya, Siti Wahyuningrum. Dia merasakan kinerja petugas sangat baik. Mereka selalu siap selama 24 jam. 

“Kita berangkat ke Masjidil Haram jam berapa saja, selalu ada petugas yang siap memberikan layanan, misalnya memastikan bus shalawat ada dan seterusnya,” tuturnya.

Tri dan Siti tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Selama di Makkah, proses bimbingan ibadah yang diikutinya adalah yang digelar oleh KBIH. 

Namun, mereka juga mengikuti proses sosialiasi Armuzna yang dilaksanakan konsultan ibadah.

“Kemarin ada sosialisasi persiapan Armuzna dari kloter untuk kaum ibu-ibu sama para Karom (ketua rombongan). Sudah dijelasin semuanya. Komunikasinya enak, menjelaskannya jelas. Pembimbing ibadahnya perempuan,” ujar Siti Wahyuningrum.

Dia mengaku senang dengan keberadaan Bus Shalawat. Apalagi, bis yang digunakan sangat bagus, termasuk bis antar kota yang mengantarkannya dari Madinah menuju Makkah. 

Bis yang ditumpanginya bagus, meski dia mengaku mendengar ada salah satu bus dalam rombongannya yang AC nya mati.

Soal akomodasi, baik Tri maupun Siti mengaku puas. Ada sedikit masukan di Madinah, utamanya terkait dengan antrian panjang (crowdid) di lift saat pulang dari Masjid Nabawi. Pasangan suami istri ini mengaku semakin puas dengan kinerja petugas hotel di Makkah. 

“Dari sisi layanan kamar pun hotelnya bagusan di sini. Petugas di sini sering control AC dan shower,” akunya. 

Tri Hidayatno dan Siti Wahyuningrum kompak bahwa konsumsi yang diberikan kepada jemaah sudah sangat cukup. Selain banyak, juga bergizi. Siti bahkan mengaku bingung untuk menghabiskannya. 

“Mungkin kalau bapak-bapak selalu habis. Kalau kita, untuk menghabiskan perlu perjuangan. Karena buah tiga kali sehari, makan tiga kali sehari, air minumnya juga sampai di kamar saya ada tiga dus, berlebih. Dan tidak tahu cara menghabiskannya,” tuturnya. 

“Air Zamzam tiap hari satu orang dikasih tiga botol. Kita ingin bawa ke Indonesia tapi tidak boleh,” sambungnya.

Soal rasa, Tri Hidayatno juga merasa cocok. Sebab, yang disajikan memang masakan Indonesia. Karena sudah sangat cukup, lanjut Tri, jemaah sebenarnya tidak perlu jajan di luar. Jemaah bisa fokus pada ibadah, karena layanan konsumsi, transportasi, akomodasi, serta layanan kesehatan sudah disiapkan dengan baik oleh Pemerintah.

Secara umum, pasangan suami istri ini merasakan layanan bagi jemaah sudah sangat bagus. Terkait layanan aduan online, mereka berdua mengaku baru mengetahuinya. 

Keduanya menyambut baik jika ada saluran untuk memberikan saran dan masukan, apalagi bisa diakses secera online. 

Hal itu, menurutnya akan memudahkan jemaah dalam memberikan apresiasi, juga saran dan masukan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2.500 Jemaah Haji Indonesia Akan Melakukan Sunah Tarwiyah

2.500 Jemaah Haji Indonesia Akan Melakukan Sunah Tarwiyah

Sulsel | Sabtu, 02 Juli 2022 | 12:08 WIB

Kloter Terakhir Jemaah Haji Makassar Diberangkatkan, Tangis Haru Tak Terbendung

Kloter Terakhir Jemaah Haji Makassar Diberangkatkan, Tangis Haru Tak Terbendung

Sulsel | Sabtu, 02 Juli 2022 | 11:46 WIB

Gandeng Uniba Madura, Pos Indonesia Kenalkan Layanan Keuangan Digital Pospay

Gandeng Uniba Madura, Pos Indonesia Kenalkan Layanan Keuangan Digital Pospay

News | Sabtu, 02 Juli 2022 | 11:10 WIB

DS Naik Haji, Sahrul Gunawan Jadi Plh Bupati Bandung Mulai Besok

DS Naik Haji, Sahrul Gunawan Jadi Plh Bupati Bandung Mulai Besok

Jabar | Jum'at, 01 Juli 2022 | 21:51 WIB

Pastikan Keamanan Makanan Jemaah Haji, Ini Langkah yang Dilakukan Kemenkes

Pastikan Keamanan Makanan Jemaah Haji, Ini Langkah yang Dilakukan Kemenkes

Health | Jum'at, 01 Juli 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter

Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 01:00 WIB

Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas

Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa

Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:20 WIB

Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil

Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:11 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca

Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:51 WIB

Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Banten | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:15 WIB

Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?

Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?

Sumsel | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:11 WIB

Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran

Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran

Kalbar | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:53 WIB