Selebtek.suara.com - Orang terkaya di dunia versi Forbes, Elon Musk, curhat di Twitter terkait pemberitaan dirinya yang dituduh berselingkuh dengan istri Sergey Brin, Nicole Shanahan.
Elon Musk mengeluhkan sorotan media yang dia dapatkan setelah kabar dugaan perselingkuhannya terekspos.
"Jumlah perhatian pada saya telah menjadi supernova, yang sangat menyebalkan," cuit Musk pada Selasa (26/7/2022).
“Sayangnya, bahkan artikel sepele tentang saya menghasilkan banyak klik," lanjutnya.
Ia pun menambahkan akan melakukan hal yang terbaik, alih-alih memikirkan berita perselingkuhannya.
"Akan mencoba yang terbaik untuk fokus melakukan hal-hal yang berguna bagi peradaban," tambah Musk.
![Unggahan Elon Musk di Twitter [Twitter@elonmusk]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/07/27/1-screenshot-2022-07-27-111913.png)
Keluhan Musk datang pada saat yang kacau bagi sang bilioner, yang berada di tengah pertempuran hukum senilai USD 44 miliar dengan Twitter setelah mundur dari kesepakatannya untuk membeli perusahaan.
Kehidupan pribadi Musk menjadi sorotan setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa dia berselingkuh Desember lalu dengan Nicole Shanahan, disaat ia dan suaminya terpisah namun masih hidup bersama.
Brin mengajukan cerai pada Shanahan pada Januari, dengan alasan "perbedaan yang tidak dapat didamaikan."
Baca Juga: Plaza Senayan Kebakaran, Karyawan: Berisik-berisik Ternyata Banyak Asap, Api dari Lantai 1
Elon Musk telah membantah perselingkuhan itu. Namun dikabarkan co-founder google yang juga seorang investor awal di perusahaan mobil listrik Tesla itu, sangat marah sehingga ia memerintahkan penasihat keuangannya untuk melikuidasi kepemilikannya di perusahaan Musk.
CEO Tesla ini menegaskan tidak ada perselingkuhan bahkan membagikan foto kebersamaannya dengan Brin di sebuah pesta yang katanya diambil "hanya dua jam yang lalu."
Musk juga menolak laporan Wall Street Journal yang menyatakan bahwa dia berlutut untuk memohon pengampunan kepada Brin setelah dugaan asmara terlarang itu terungkap.
"Saya tidak akan berlutut dan memohon untuk siapa pun," ujarnya kepada New York Post.
Kehebohan media atas dugaan kekonyolan Musk mengikuti pengungkapan baru-baru ini bahwa ia memiliki anak kembar dengan Shivon Zilis, seorang eksekutif puncak di perusahaan chip otaknya Neuralink.(*)
Sumber: New York Post