Selebtek.suara.com - Kasus penemuan paket bantuan sosial (bansos) Presiden Joko Widodo di lahan dekat gudang JNE hingga kini masih ditangani Polda Metro.
Info terbarunya, ternyata beras yang dikubur bukan dalam jumlah yang sedikit. Polisi mengakatan ada sebanyak 3,4 tom beras. Jumlah itu didapat dari pihak JNE.
"Hasil sementara yang kami dapat dari keterangan JNE, itu 3,4 ton," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis.
Namun, Auliansyah mengatakan pihaknya belum memastikan, barang yang dikubur itu apakah hanya beras atau ada yang lain. Kekinian, pihaknya tengah memintai keterangan ahli guna memastikan hal tersebut.
"Kami juga akan meminta ahli supaya tidak ada permasalahan yang timbul di kemudian hari. Apakah itu hanya beras, atau ada yang lain, saya belum bisa jawab sekarang," ucap dia.
Berdasarkan pantauan Suara.com, terlihat Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis dan Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar hadir di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB.
Tidak hanya itu, terlihat pula pihak lain seperti Kementerian Sosial, JNE, hingga pemilik lahan bernama Rudi Samin berada di lokasi.
Saat ini masih terlihat garis polisi membentang tak jauh dari lubang yang digali sebagai tempat pemendaman paket bansos. Petugas juga terlihat membuka terpal yang berada di dekat garis polisi untuk melihat kondisi beras yang ada. (*)
Sumber: Suara.com
Baca Juga: Tragedi Penembakan Brigadir J, Mahfud MD: Logika Publik Cerdas