Komnas HAM Menunggu Hasil Pemeriksaan CCTV dan HP Terkait Kasus Penembakan Brigadir J

Selebtek

Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:04 WIB
Komnas HAM Menunggu Hasil Pemeriksaan CCTV dan HP Terkait Kasus Penembakan Brigadir J
Komisioner Komnas HAM RI Mohammad Choirul Anam (Antara)

Selebtek.suara.com - Pemeriksaan lanjutan yang dilakukan Tim Siber dan Digital Forensik Polri dari Tim Khusus Polri terkait kasus penembakan Brigadir J belum rampung.

Pemeriksaan lanjutan itu menjadi penting, guna mendalami CCTV dan handphone (HP) yang berkaitan dengan peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam menyatakan pihaknya belum mendapat kabar terbaru terkait pemeriksaan tersebut.

"Sampai hari ini, kami itu belum mendapatkan kabar Siber Polri sama Digital Forensik bisa diselenggarakan kapan," kata Choirul Anam kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2022), sebagaimana dilansir Suara.com.

Pada Rabu (27/7/2022) lalu, Komnas HAM telah mendalami CCTV dan HP terkait peristiwa itu. Namun saat itu disampaikan, pemeriksaannya baru sampai 80 persen. 

Meski mengaku belum mendapat kabar, namun pemeriksaan kemungkinan dilakukan minggu depan.

Terkait HP, pada pemeriksaan sebelumnya, Tim Siber dan Digital Forensik Polri baru membawa dua telepon genggam terkait peristiwa itu. Komnas HAM sudah berkirim surat meminta HP lainnya dibawa untuk diperiksa.

"Salah satunya penambahan HP kan kalau yang pemeriksaan pertama hanya dua HP, nah itu kan masih ada beberapa HP yang harus diperiksa. Nah kami secara resmi meminta keterangan beberapa HP itu di mana keberadaannya," kata Anam.

Sebelumnya, sejumlah bukti dan data telah dikantongi Komnas HAM usai memeriksa Tim Siber dan Digital Forensik Polri. Data tersebut di antaranya, berupa 20 rekaman kamera CCTV yang diperoleh dari 27 titik.

baca juga

Dalam rekaman kamera CCTV, salah satunya menunjukkan Putri yang merupakan istrinya Ferdy Sambo, Bharada E, Brigadir J beserta ajudan lain melakukan tes PCR bersama sesaat sebelum peristiwa penembakan.

Kemudian ada data yang menunjukkan keberadaan masing-masing pihak saat peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J. Keberadaan masing-masing pihak saat kejadian itu diperoleh dari teknik cell dump, yakni dengan melacak keberadaan mereka melalui telepon genggamnya atau HP. Data itu selanjutnya bakal dianalisis Komnas HAM.(*)

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggap Kasus Brigadir J Bukan Kriminal Biasa, Mahfud MD Minta Publik Bersabar

Anggap Kasus Brigadir J Bukan Kriminal Biasa, Mahfud MD Minta Publik Bersabar

Banten | Rabu, 03 Agustus 2022 | 17:43 WIB

Sahroni Minta Masyarakat Tak Berandai-andai dan Bersabar Menunggu Hasil Penyelidikan Kasus Brigadir J

Sahroni Minta Masyarakat Tak Berandai-andai dan Bersabar Menunggu Hasil Penyelidikan Kasus Brigadir J

Kalbar | Rabu, 03 Agustus 2022 | 17:32 WIB

Ayah Brigadir J: Ada Pepatah Menyampaikan Fitnah Lebih Kejam Dari Pembunuhan

Ayah Brigadir J: Ada Pepatah Menyampaikan Fitnah Lebih Kejam Dari Pembunuhan

News | Rabu, 03 Agustus 2022 | 17:25 WIB

Pihak Brigadir J Ragukan Rekaman CCTV yang Diperiksa, Komnas HAM: Setiap Kali Periksa Kami Pastikan Punya Data Dulu

Pihak Brigadir J Ragukan Rekaman CCTV yang Diperiksa, Komnas HAM: Setiap Kali Periksa Kami Pastikan Punya Data Dulu

News | Rabu, 03 Agustus 2022 | 17:04 WIB

Terkini

HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa

HUT RI Berdarah di Mojoagung: Gegara Geber Motor, Remaja Jadi Bulan-bulanan Massa

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Analis: Ancaman Donald Trump Beri Sanksi Ekonomi ke Iran Cuma Bikin Tambah Buruk Keadaan

Analis: Ancaman Donald Trump Beri Sanksi Ekonomi ke Iran Cuma Bikin Tambah Buruk Keadaan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan

Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat

Donald Trump Akan Deklarasi Selat Hormuz Jadi Wilayah Amerika Serikat

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:13 WIB

4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik

4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB

2 Rekomendasi Sunscreen Powder untuk Touch Up Praktis di Kantor

2 Rekomendasi Sunscreen Powder untuk Touch Up Praktis di Kantor

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Komunitas Motor Matic Tempuh 800 Km Rayakan Hari Jadi Federal Oil

Komunitas Motor Matic Tempuh 800 Km Rayakan Hari Jadi Federal Oil

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Sederet Kritik soal Proyek Utopis Bahasa Asing Prabowo Sejak SD, Beban Siswa hingga Anggaran

Sederet Kritik soal Proyek Utopis Bahasa Asing Prabowo Sejak SD, Beban Siswa hingga Anggaran

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA

Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:01 WIB

×