Risiko Infeksi Cacar Monyet pada Anak Bisa Lebih Parah, Orang Tua Wajib Tahu

Selebtek

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 16:21 WIB
Risiko Infeksi Cacar Monyet pada Anak Bisa Lebih Parah, Orang Tua Wajib Tahu
Ilustrasi pemeriksaan cacar monyet (iStockphoto/atakan)

Selebtek.suara.com - Para ahli memperingatkan bahwa anak-anak di bawah usia 8 tahun berisiko tinggi mengalami gejala parah akibat cacar monyet. Hal ini diungkapkan setelah 4 anak dan 1 laki-laki remaja usia 15 tahun di AS terinfeksi cacar monyet.

Meski secara umum, jumlah kasus cacar monyet ini cenderung lebih sedikit dibandingkan epidemi virus lainnya. Namun gejala parah akibat virus ini harus diwaspadai, terutama pada anak-anak.

Menurut WHO, kasus infeksi cacar monyet yang parah justru lebih berisiko dialami anak kecil. CDC telah mengatakan anak-anak di bawah usia 8 tahun berisiko mengembangkan reaksi yang lebih parah terhadap virus cacar monyet.

Anak-anak kecil dengan eksim dan kondisi kulit lainnya, serta anak-anak dengan kondisi immunocompromising juga lebih berisiko terkena penyakit parah.

Dalam kasus yang jarang terjadi, virus dapat menyebabkan ensefalitis (pembengkakan otak), pneumonia, sepsis, kehilangan penglihatan dan banyak lagi.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), cacar monyet memiliki tingkat kematian 3 hingga 6 persen. Bahkan dua kematian akibat cacar monyet sudah dilaporkan di Spanyol.

Jimmy Whitworth, seorang Profesor Emeritus, London School of Hygiene and Tropical Medicine, mengatakan semua orang yang melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi bisa tertular virus cacar monyet.

Cacar monyet biasanya menyebabkan penyakit ringan dengan gejala mirip flu dan ruam yang membaik dengan sendirinya.

Cacar monyet dapat menyebar melalui kontak kulit-ke-kulit yang dekat atau melalui permukaan sekunder seperti pakaian, tempat tidur, atau handuk.

Penyebaran cacar monyet ini juga berbeda-beda di negara-negara Barat dibandingkan dengan Afrika. Sebagian bear kasus cacar monyet di Eropa, AS, dan Kanada menyebar melalui kontak dekat, seperti berhubungan seks.

Laki-laki gay dan biseksual adalah kelompok yang berisiko menyebarkan virus cacar monyet.

“Infeksi pada anak-anak relatif lebih umum di negara-negara Afrika, di mana biasanya didapat melalui kontak dengan satwa liar," kata Dr Hugh Adler, seorang ahli ilmu klinis di Liverpool School of Tropical Medicine dilansir Suara.com yang mengutip The Sun.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waduh, Cacar Monyet Ternyata Bisa Sebabkan Penis Bengkak hingga Nyeri Dubur Lho!

Waduh, Cacar Monyet Ternyata Bisa Sebabkan Penis Bengkak hingga Nyeri Dubur Lho!

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 20:42 WIB

Mengenal Narkoba Jenis Happy Five yang Dipakai Doddy Manajer BCL dan Deretan Berita Kesehatan Populer Lainnya

Mengenal Narkoba Jenis Happy Five yang Dipakai Doddy Manajer BCL dan Deretan Berita Kesehatan Populer Lainnya

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 20:07 WIB

Alami Cacar Monyet pada Bayi? Orangtua Jangan Panik!

Alami Cacar Monyet pada Bayi? Orangtua Jangan Panik!

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:44 WIB

IDI Ungkap Sebab Cacar Monyet Banyak Ditemukan di Kelompok Gay

IDI Ungkap Sebab Cacar Monyet Banyak Ditemukan di Kelompok Gay

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:42 WIB

Terkini

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Juni 2026: Panen 5000 Gems dan Draft Voucher

23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Juni 2026: Panen 5000 Gems dan Draft Voucher

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:16 WIB

Bolehkah Akad Nikah 2 Kali dalam Islam? Begini Hukumnya Menurut Buya Yahya

Bolehkah Akad Nikah 2 Kali dalam Islam? Begini Hukumnya Menurut Buya Yahya

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:15 WIB

37 Kode Redeem FF Terbaru 2 Juni 2026: Amankan Token Bundle Golden Shade Hari Ini

37 Kode Redeem FF Terbaru 2 Juni 2026: Amankan Token Bundle Golden Shade Hari Ini

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:14 WIB

Ban Pecah di Lajur Cepat, Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Surabaya-Mojokerto

Ban Pecah di Lajur Cepat, Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Surabaya-Mojokerto

Jatim | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:13 WIB

16 Jemaah Wafat, Suasana Haru Sambut Kepulangan di Asrama Haji Makassar

16 Jemaah Wafat, Suasana Haru Sambut Kepulangan di Asrama Haji Makassar

Sulsel | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:12 WIB

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:12 WIB

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:04 WIB

Ulasan Animal Farm: Animasi Andy Serkis yang Menggabungkan Humor dan Drama

Ulasan Animal Farm: Animasi Andy Serkis yang Menggabungkan Humor dan Drama

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:00 WIB