Selebtek.suara.com - Masyarakat tidak jadi kena prank soal harga BBM. Pemerintah ternyata benar menaikan harga tiga jenis BBM yang dijual di Pertamina. Jenis yang naik yaitu Pertalite, Solar dan Pertamax.
Di Istana Negara, Jokowi mengumumkan jika tak ada pilihan lain menghadapi harga minyak dunia dengan menaikan harga BBM. Saat ini kompensasi subsidi yang dipakai di sektor BBM meningkat tiga kali lipat dan akan terus bertambah.
"Pemerintah telah berupaya sekuat tenaga dari gejolak harga minyak dunia. Saya sebetulnya ingin harga BBM di dalam negeri tetap terjangkau dengan memberikan subsidi dar APBN," kata Jokowi.
"Tetap anggaran subsidi dan kompensiasi tahun 2022 telah meningkat 3 kali lipat dari 152,5 triliun mnejadi 502,4 triliun rupiah dan itu akan meningkat terus," lanjutnya.
Bukan hanya itu saja, selama ini subsidi lebih banyak dinikmati oleh orang yang mampu. Ia berjanji pencabutan subsidi BBM bisa dialihkan ke program yang lebih tepat sasaran.
"Mestinya uang negara itu harus diprioritaskan memberikan subsidi kepada masyaraat yang kurang mampu dan saat ini pemerintah harus membuat keputusan dalam situasi yang sulit," kata Jokowi di hadapan awak media.
Tiga BBm yakni Pertalite, Solar dan Pertamax akan mulai naik satu jam setelah pengumuman yakni pukul 14.30 WIB. Berikut harga baru ketiga BBM tersebut.
Pertalite dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000
Solar dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800
Baca Juga: Punya Nasi Sisa Jangan Dibuang, Bisa Disulap Jadi Camilan Lezat Menggoda Selera
Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500